DATA BPS: 9,9 Juta Gen Z Menganggur, Kampus Ini Punya Program Pendidikan Singkat, Kerja Lebih Awal

AKURAT.CO Data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Agustus 2023, mencatat ada sebanyak 9,9 juta anak muda Indonesia berusia 15 hingga 24 tahun atau Gen Z yang tidak bekerja atau bahkan mendapatkan pelatihan.
Berdasarkan data tersebut, sekitar 9,9 juta Gen Z di Indonesia saat ini menganggur dan tidak sedang mengejar pendidikan formal.
Angka ini menunjukkan tantangan serius dalam penyerapan tenaga kerja dan ketidaksesuaian antara keterampilan yang dimiliki pencari kerja dengan kebutuhan pasar.
Baca Juga: Perayaan HUT RI Digelar di IKN, Heru Sebut Momen Peralihan Jakarta Menjadi DKJ
Padahal di berbagai sektor industri sedang berkembang secara cepat dan dinamis, sekaligus menciptakan beragam tantangan serta peluang yang harus dicermati bersama.
Saat perubahan terus terjadi, sebenarnya kemampuan akademis bukan lagi satu-satunya faktor penentu keberhasilan individu dalam berkarir di industri mana pun.
Kini keberhasilan seseorang juga mengandalkan kemampuan adaptif, wawasan global, kemampuan memberikan dampak positif kepada masyarakat.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Hari ini 30 Mei 2024 Capricorn, Aquarius, Pisces, dan Aries
Maka, penerapan sistem pembelajaran yang fokus pada pengembangan keterampilan yang dibutuhkan saat ini jadi isu hangat.
Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan strategi yang tepat guna mempersiapkan generasi muda memasuki dunia kerja.
Bagaimana BINUS UNIVERSITY bisa menjawab tantangan yang ada sekarang?
Baca Juga: Bang Zaki Laporkan Setiap Agenda Politik Golkar Jakarta ke Ketum Airlangga Hartarto
Pendidikan Lebih Singkat, SDM Siap Kerja
Situasi di atas telah mengubah tren pendidikan secara global. Dalam dunia yang bergerak serba cepat, industri membutuhkan sumber daya manusia siap kerja yang terampil apalagi di generasi saat ini.
Maka, permintaan terhadap program pendidikan lebih singkat dan fokus pada keterampilan praktis pun muncul.
Baca Juga: Bang Zaki Laporkan Setiap Agenda Politik Golkar Jakarta ke Ketum Airlangga Hartarto
Dengan begitu, mahasiswa tetap bisa mengenyam pendidikan tinggi yang berkualitas sekaligus memulai karier lebih awal lewat peluang masuk dunia kerja lebih cepat.
BINUS UNIVERSITY memahami kebutuhan tersebut dengan menawarkan jalur pendidikan yang lebih efisien.
Sebagai upaya memberikan alternatif pendidikan yang lebih fleksibel dan responsif terhadap kebutuhan industri saat ini, BINUS memiliki suatu inovasi yaitu kuliah 2,5 tahun, langsung gapai karir melalui enrichment program.
Baca Juga: Prediksi Cuaca Jakarta Hari Ini, 30 Mei 2024: Rintik Hujan Warnai Wilayah Jaksel
"Kami berkomitmen untuk memberikan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri, terutama di bidang teknologi, layanan, dan bisnis. Melalui program enrichment, kami memastikan mahasiswa bisa mulai lebih awal dan siap bersaing di pasar kerja,", ujar Gatot Soepriyanto selaku Direktur Kampus BINUS @Bekasi.
Dengan pendekatan pendidikan yang inovatif ini, BINUS University memberikan solusi efektif untuk mengatasi pengangguran di kalangan Gen Z.
Mereka mempersiapkan generasi muda untuk tidak hanya menjadi pencari kerja tetapi juga pencipta lapangan kerja melalui inovasi dan kewirausahaan.
Baca Juga: 5 Potret Menawan Nayunda Nabila, Biduan yang juga Pengacara
Kuliah 2,5 Tahun, Mulai Karir Lebih Awal
Berangkat dari sistem pembelajaran yang holistik, BINUS UNIVERSITY sebagai perguruan tinggi indonesia berkelas dunia dengan kuliah 2,5 tahun agar mahasiswa dapat berkarir lebih awal melalui enrichment program.
Program ini dirancang agar mahasiswa dapat memperoleh peluang kerja lebih cepat tanpa mengorbankan kualitas pendidikan.
Mahasiswa bisa memilih ingin menjadi profesional atau entrepreneur, maupun melanjutkan studi, baik di dalam atau luar negeri.
Sistem pembelajaran holistik ini mengembangkan kemampuan siap-terap mahasiswa dengan memilih salah satu dari tujuh track yang ada.
Ketujuh track tersebut mencakup internship, research, entrepreneurship, study abroad, community development, further study, dan specific independent study.
Baca Juga: Saldo Dana Gratis Cair hingga Rp 350 Ribu, Caranya Mudah Tidak Butuh Waktu Lama
Hal ini menjadikan BINUS @Bekasi sebagai perguruan tinggi yang terintegrasi dengan kebutuhan industri sehingga mahasiswa bisa memperoleh keterampilan yang relevan tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoretis, tetapi juga keterampilan praktis yang dibutuhkan di dunia kerja.
“Melalui enrichment program mahasiswa memiliki kesempatan untuk memulai karier mereka lebih awal. Pengalaman ini memberikan keuntungan kompetitif bagi mereka saat memasuki pasar kerja. Mereka lebih siap, memiliki jaringan profesional yang lebih luas, dan sering kali sudah memiliki pengalaman kerja yang dapat diandalkan oleh calon pemberi kerja,” ujar Gatot Soepriyanto.
Pendekatan tersebut mewakili komitmen BINUS @Bekasi dalam mempersiapkan generasi muda Indonesia yang fokus pada pengembangan entrepreneurial skills dan employability.
Baca Juga: Lokasi dan Jadwal SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Kamis 30 Mei 2024
Jadi, mahasiswa sudah memiliki landasan kokoh untuk bersaing dan berinovasi di dunia kerja yang terus berkembang.
BINUS UNIVERSITY Kuatkan Komitmen untuk Membantu Gen Z Director Campus BINUS @Bekasi menyatakan melalui media gathering, BINUS ingin berbagi informasi tentang keunggulan program kuliah 2,5 tahun ini.
“Kami peduli pada kesuksesan karir mahasiswa dan berkomitmen kuat mendukung mereka mencapai tujuan karirnya melalui adanya partnership dengan 2000 perusahaan supaya mereka bisa menggapai karir lebih awal,” ujar Gatot Soepriyanto.
Secara khusus, BINUS UNIVERSITY sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia juga menegaskan komitmen dalam menyediakan pendidikan berkualitas dan koneksi yang kuat.
Dengan kolaborasi bersama media dan masyarakat, BINUS UNIVERSITY terus membantu menciptakan generasi yang siap menghadapi tuntutan masa depan dengan berkarir lebih awal sekaligus berperan sebagai agen perubahan yang positif dalam masyarakat.
Dengan adanya program ini menjadikan BINUS sebagai institusi pendidikan yang mendukung pengembangan teknologi dan inovasi, harapannya adalah generasi muda Indonesia mampu bersaing dalam era digital.
Kurikulum yang adaptif dan fasilitas pendidikan yang memadai akan mendorong para siswa untuk berinovasi dan berkreasi, menciptakan solusi-solusi baru bagi tantangan global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 3Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 8Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




