Jakarta

Penuh Drama, Al Hilal Singkirkan Manchester City 4-3 di Babak 16 Besar Piala Dunia Antarklub 2025

Saeful Anwar | 1 Juli 2025, 11:15 WIB
Penuh Drama, Al Hilal Singkirkan Manchester City 4-3 di Babak 16 Besar Piala Dunia Antarklub 2025

AKURAT JAKARTA - Manchester City secara mengejutkan gagal melangkah ke perempat final Piala Dunia Antarklub 2025 setelah dikalahkan Al Hilal dengan skor 4-3 dalam laga dramatis di babak 16 besar yang berlangsung di Camping World Stadium, Selasa (1/7). 

Meski sempat unggul lebih dulu, The Citizens tak mampu mengamankan kemenangan dan harus pulang lebih awal.

Datang sebagai unggulan dan juara Eropa, Manchester City menurunkan skuad terbaiknya. 

Erling Haaland memimpin lini depan dibantu oleh Bernardo Silva, Jeremy Doku, hingga Savinho. 

Sementara Al Hilal tampil percaya diri dengan kombinasi Tijjani Reijnders di lini tengah dan Marcos Leonardo serta Malcom di lini serang.

Baca Juga: Konser Spesial FULL HOUSE JKT48 Bakal Digelar di Istora Senayan pada 26 Juli 2025, Penjualan Tiket Umum Dimulai Hari Ini, Segini Harganya!

City Dominan, Tapi Gagal Manfaatkan Peluang di Babak Pertama

City langsung menggebrak sejak menit awal. Gol cepat dari Bernardo Silva di menit ke-9 membuka keunggulan usai kerja sama apik antara Ait-Nouri, Gundogan, dan Reijnders.

Namun setelah itu, peluang demi peluang The Citizens gagal berbuah gol. Umpan silang Doku nyaris disambut Ruben Dias, tapi sundulannya meleset. 

Bono tampil luar biasa di bawah mistar Al Hilal, menggagalkan peluang Savinho, Gundogan, hingga sundulan Josko Gvardiol dari sepak pojok.

Al Hilal hanya mendapat satu peluang berbahaya di babak pertama lewat sepakan Malcolm, namun bola masih melebar. City menguasai laga, tetapi keunggulan tetap tipis 1-0 hingga turun minum.

Baca Juga: Lepas Kontingen PMR Kabupaten Tangerang Ikut Jumbara IV Provinsi Banten, Bupati Maesyal Singgung Kesiapsiagaan ASN Hadapi Musim Hujan

Al Hilal Bangkit di Babak Kedua

Hanya butuh satu menit usai jeda, Al Hilal menyamakan kedudukan. Sundulan Marcos Leonardo memanfaatkan umpan Malcolm membuat skor berubah jadi 1-1.

Tujuh menit berselang, tim asal Arab Saudi kembali membuat kejutan. Joao Cancelo mengirim umpan terobosan tajam ke Malcolm yang langsung menuntaskannya dengan tendangan klinis melewati Ederson. Skor berbalik 2-1 untuk Al Hilal.

Namun, City langsung merespons. Haaland mencetak gol ketiga dalam tempo sepuluh menit setelah babak kedua dimulai, menyelesaikan kemelut di kotak penalti usai sepak pojok. Skor kembali imbang 2-2.

Kedua tim masih punya peluang, termasuk sundulan Manuel Akanji yang membentur tiang dan peluang dari Gundogan yang digagalkan Bono. Namun tak ada gol tambahan hingga waktu normal berakhir.

Baca Juga: Keren! Juara di Provinsi Banten, Desa Caringin Kabupaten Tangerang Masuk Nominasi Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak Tingkat Nasional

Gol Penentu di Extra Time: Al Hilal Menuju Perempat Final

Pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan dan kembali menghadirkan drama. Di menit ke-94, Kalidou Koulibaly membawa Al Hilal unggul 3-2 lewat sundulan memanfaatkan sepak pojok.

City tak tinggal diam. Kerja sama apik dua pemain pengganti, Rayan Cherki dan Phil Foden, membuat skor kembali imbang 3-3 lewat sepakan Foden dari sudut sempit.

Namun petaka datang di menit ke-112. Leonardo mencetak gol keduanya usai memanfaatkan bola muntah hasil tepisan Ederson, sekaligus memastikan kemenangan 4-3 bagi Al Hilal.

City Pulang, Al Hilal Tantang Fluminense

Dengan hasil ini, Manchester City harus tersingkir lebih awal dari turnamen, sementara Al Hilal melaju ke babak perempat final untuk menghadapi Fluminense.

Kekalahan ini menjadi tamparan bagi pasukan Pep Guardiola yang tampil dominan namun gagal efisien. 

Sementara Al Hilal membuktikan diri sebagai kekuatan baru yang tak bisa dipandang remeh di level dunia.

Baca Juga: Mengejutkan! Inter Milan Tumbang di Tangan Fluminense pada Babak 16 Besar Piala Dunia Antarklub 2025, Padahal Wakil Brazil ini Didominasi Pemain Tua

Kekalahan dramatis Manchester City dari Al Hilal di babak 16 besar Piala Dunia Antarklub 2025 memperlihatkan bahwa dominasi permainan saja tidak cukup. Efektivitas dan mental baja jadi penentu di laga-laga penting. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.