Jakarta

Manajer Timnas Zaki Iskandar Beberkan Konsep Family Entertainment di Piala Dunia U-17 Qatar, Pertandingan Digelar di Lapangan Latihan

Ainun Kusumaningrum | 14 Oktober 2025, 17:27 WIB
Manajer Timnas Zaki Iskandar Beberkan Konsep Family Entertainment di Piala Dunia U-17 Qatar, Pertandingan Digelar di Lapangan Latihan

AKURAT JAKARTA - Penyelenggaraan Piala Dunia U-17 2025 di Qatar menuai perhatian khusus dari Manajer Timnas U-17 Indonesia, Ahmed Zaki Iskandar.

Pasalnya, FIFA berencana menggelar sebagian besar pertandingan di lapangan latihan dengan konsep 'festival' dan family entertainment, bukan di stadion utama.

Ahmed Zaki Iskandar mengungkapkan, PSSI telah mengirimkan surat permohonan resmi kepada FIFA untuk meninjau ulang rencana lokasi pertandingan tersebut, terutama mengingat antusiasme suporter dari negara-negara peserta, termasuk Indonesia.

Baca Juga: Usai TC di Yogyakarta, Manajer Zaki Sebut Timnas U-17 Akan Terbang ke Dubai untuk Adaptasi

"Penyelenggaraannya berformat seperti festival. Kita ambil contoh Bali, tempat latihan Bali kan memang kondisi lapangan pertandingannya nanti didesain seperti lapangan pertandingan di training ground Bali itu," ujar Ahmed Zaki Iskandar, dikutip dari YouTube Sportify Indonesia, Selasa (14/10/2025).

Menurut informasi yang diterima Timnas Indonesia U-17, FIFA telah memutuskan untuk memusatkan hampir seluruh pertandingan di kompleks olahraga Aspire Zone di Al Rayyan, Qatar.

Berdasarkan laporan media, semua pertandingan selain final akan digelar di lapangan latihan yang ada di kompleks tersebut. Final sendiri rencananya digelar di Stadion Internasional Khalifa.

Baca Juga: Profil Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia 2025, Manajer Zaki Ingatkan Mental Pemain

Zaki menilai keputusan ini tidak sejalan dengan tingginya minat penonton. Apalagi, Qatar memiliki banyak stadion besar berkelas Piala Dunia.

"Salah satunya kami juga sudah mengirimkan surat formal permohonan untuk ditinjau ulang untuk penyelenggaraan pertandingannya. Di sana juga ada stadion besar yang memang juga untuk Piala Dunia, kemudian Piala Asia, dan final piala-piala antarklub. Itu banyak stadion-stadion besar, tapi ada juga stadion-stadion medium yang bisa dipergunakan sebetulnya," tegas Zaki.

FIFA Tetap Fokus Konsep 'Family Entertainment'

Permasalahan venue pertandingan ini, lanjut Zaki, bukan hanya menjadi sorotan Indonesia. Saat meeting bersama perwakilan FIFA, mayoritas dari 48 negara peserta telah mempertanyakan hal serupa.

"Kami ketika meeting, itu juga sudah disampaikan. Bukan cuma Indonesia, tapi dari 48 negara itu sebagian besar sudah mempertanyakan itu. Bagaimana nanti ketika ada suporter, ya kan? Dari sana pun (negara-negara) Jazirah Arab juga banyak nih yang punya suporter, apalagi Indonesia. Dan Indonesia selalu antusias, pendukung kita luar biasa," jelasnya.

Meski menerima keluhan tersebut, Manajer Timnas U-17 itu mengisyaratkan bahwa FIFA kemungkinan besar akan "kekeuh" pada rencana awal. Alasan utamanya adalah fokus pada kelompok usia U-17 dengan konsep family entertainment.

"Mereka akan mencoba mengakomodir itu, tapi kemungkinan perpindahan ke stadion senior agak kecil. Jadi memang desainnya, konsepnya, alasannya di sana ini kelompok umur 17, kita akan bikin seperti apa terbuka di mana konsepnya adalah family entertainment," pungkas Zaki.

Sebagai informasi, Piala Dunia U-17 2025 di Qatar akan digelar pada 3-27 November 2025 dengan format baru yang melibatkan 48 tim. FIFA sendiri akan membagi 48 tim ini ke dalam 12 grup dengan total 104 pertandingan. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.