Jakarta

Proyek Jangka Panjang Timnas Indonesia: John Herdman Jadi Kandidat Terkuat Suksesor Kluivert

Ainun Kusumaningrum | 18 Desember 2025, 23:14 WIB
Proyek Jangka Panjang Timnas Indonesia: John Herdman Jadi Kandidat Terkuat Suksesor Kluivert

AKURAT JAKARTA — PSSI dikabarkan semakin dekat untuk mengakhiri teka-teki kursi pelatih kepala Timnas Indonesia yang baru.

Nama arsitek asal Inggris, John Herdman, mencuat sebagai kandidat paling kuat untuk menggantikan Patrick Kluivert yang resmi didepak usai evaluasi besar-besaran.

Meski otoritas tertinggi sepak bola nasional belum memberikan pengumuman resmi, proses negosiasi dilaporkan telah memasuki tahap final.

Baca Juga: Beraksi 3 Tahun, Polisi Bongkar Sindikat Aborsi Ilegal di Apartemen Jaktim, Sudah 361 Pasien

Herdman disebut-sebut mengungguli nama besar lainnya, Giovanni van Bronckhorst, dalam bursa calon pelatih tim Garuda.

Prioritas Rekam Jejak dan Visi 2030 PSSI tampaknya tidak ingin sekadar mencari pelatih bermerek, melainkan figur yang mampu membangun fondasi berkelanjutan.

Rekam jejak Herdman yang sukses membawa tim nasional Kanada tampil kompetitif di level dunia menjadi daya tarik utama bagi federasi.

Baca Juga: Keren Abis, Inilah Penampakan Toyota Avanza 2025, Desainnya Sangar

Ketertarikan Herdman terhadap Indonesia bukan sekadar isapan jempol. Berdasarkan laporan media asing Diario Diez, pelatih berusia 50 tahun itu dikabarkan telah menolak tawaran melatih Timnas Honduras dan Jamaika demi memuluskan jalannya menuju Jakarta.

Dia disebut sangat tertarik dengan proyek jangka panjang PSSI, terutama visi membawa Indonesia menuju Piala Dunia 2030.

Profil Unik Sang Arsitek Taktik John Herdman bukanlah tipikal pelatih konvensional. Lahir di Consett, Inggris, 19 Juli 1975, pria pemegang lisensi UEFA Pro ini tidak memiliki latar belakang sebagai pemain profesional.

Hal ini justru membentuk karakter kepelatihannya yang sangat mengandalkan sistem, analisis data, dan pendekatan pengembangan manusia yang mendalam.

Karier kepelatihannya dimulai dengan sukses luar biasa di sektor sepak bola wanita bersama Selandia Baru (2006–2011) sebelum akhirnya melegenda bersama Kanada.

Karakter Herdman yang mampu membangun tim dari nol dianggap sangat selaras dengan kebutuhan Timnas Indonesia saat ini yang tengah berupaya naik kelas ke level elite global.

Kini, publik sepak bola tanah air tinggal menunggu "asap putih" dari kantor PSSI untuk meresmikan Herdman sebagai nahkoda baru di balik kemudi Timnas Indonesia.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.