Top! Alwi Farhan Juarai Indonesia Masters 2026, Ganda Putra Raymond/Joaquin Jadi Runner Up

AKURAT JAKARTA - Gelaran turnamen bulutangkis Indonesia Masters 2026 telah usai pada Minggu, 25 Januari 2026.
Alwi Farhan menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil menjuarai Indonesia Masters 2026.
Tunggal putra Indonesia itu meraih gelar juara Indonesia Masters 2026 setelah di final mengalahkan Panitchaphon Teeraratsakul dari Thailand, dengan dua gim langsung 21-5, 21-6.
Baca Juga: 7 Destinasi Wisata Indoor di Jakarta yang Aman Dikunjungi Saat Musim Hujan
Sementara Ganda putra Indonesia yang juga lolos ke final, yaitu Raymond Indra /Nikolaus Joaquin harus puas menjadi runner up Indonesia Masters 2026.
Tampil tanpa status unggulan, Raymond/Joaquin kalah dari wakil Malaysia; Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, dengan skor 19-21 dan 13-21.
Final Indonesia Master 2026 digelar di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (25/1/2026) mulai pukul 13.00 WIB.
Usai meraih juara, Alwi Farhan menyebut keberhasilannya meraih gelar juara tak lepas dari campur tangan Tuhan.
"Alhamdulillah. Saya berada di sini berkat Allah yang Maha Besar. Banyak perjuangan, baik kesakitan, baik darah, air mata yang sudah saya korbankan untuk saya berada di podium tertinggi hari ini," kata Alwi.
Baca Juga: Jalan Berlubang Dibiarkan Sementara, Gubernur Pramono: Percuma Diperbaiki Saat Hujan Masih Tinggi
Gelar ini menjadi titel Super 500 pertama bagi Alwi di level senior, sekaligus menandai pencapaian terbaiknya sepanjang 2026.
Kemenangan Alwi tersebut juga menjadi satu-satunya gelar yang diraih Indonesia di turnamen ini.
Alwi pun tak menyangka bisa menjuarai Indonesia Masters 2026, turnamen yang digelar di rumah sendiri.
"Saya sangat-sangat bersyukur dan tidak pernah terbayangkan anak kecil, hitam dari Solo bisa memenangkan Indonesia Masters 2026," ujarnya.
Menurut Alwi, motivasi dan ambisi besar menjadi kunci keberhasilannya di turnamen ini. Dukungan penonton Istora juga memberi energi tambahan di setiap pertandingan.
"Saya rasa semakin hari penonton semakin ramai, semakin bagus, membuat tenaga saya semakin enggak ada habisnya, membuat saya semakin bermotivasi," tuturnya.
Meski sudah meraih gelar Super 500, Alwi belum puas. Pebulutangkis kelahiran Surakarta, 12 Mei 2005 itu menargetkan prestasi lebih tinggi di level turnamen elite dunia.
"Pastinya, kami kejar di level 750, 1000, gelar-gelar bergengsi seperti All England, World Championship, Asian Games, Olympic," tegas Alwi. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 5Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 6Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 7Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 8Prediksi Skor Hungaria vs Ukraina di UNL, 26 September 2026: Duel Ketat di Budapest
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





