Jakarta

Top! Alwi Farhan Juarai Indonesia Masters 2026, Ganda Putra Raymond/Joaquin Jadi Runner Up

Sastra Yudha | 25 Januari 2026, 19:38 WIB
Top! Alwi Farhan Juarai Indonesia Masters 2026, Ganda Putra Raymond/Joaquin Jadi Runner Up

AKURAT JAKARTA - Gelaran turnamen bulutangkis Indonesia Masters 2026 telah usai pada Minggu, 25 Januari 2026.

Alwi Farhan menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil menjuarai Indonesia Masters 2026.

Tunggal putra Indonesia itu meraih gelar juara Indonesia Masters 2026 setelah di final mengalahkan Panitchaphon Teeraratsakul dari Thailand, dengan dua gim langsung 21-5, 21-6.

Baca Juga: 7 Destinasi Wisata Indoor di Jakarta yang Aman Dikunjungi Saat Musim Hujan

Sementara Ganda putra Indonesia yang juga lolos ke final, yaitu Raymond Indra /Nikolaus Joaquin harus puas menjadi runner up Indonesia Masters 2026.

Tampil tanpa status unggulan, Raymond/Joaquin kalah dari wakil Malaysia; Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, dengan skor 19-21 dan 13-21.

Final Indonesia Master 2026 digelar di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (25/1/2026) mulai pukul 13.00 WIB.

Usai meraih juara, Alwi Farhan menyebut keberhasilannya meraih gelar juara tak lepas dari campur tangan Tuhan.

"Alhamdulillah. Saya berada di sini berkat Allah yang Maha Besar. Banyak perjuangan, baik kesakitan, baik darah, air mata yang sudah saya korbankan untuk saya berada di podium tertinggi hari ini," kata Alwi.

Baca Juga: Jalan Berlubang Dibiarkan Sementara, Gubernur Pramono: Percuma Diperbaiki Saat Hujan Masih Tinggi

Gelar ini menjadi titel Super 500 pertama bagi Alwi di level senior, sekaligus menandai pencapaian terbaiknya sepanjang 2026.

Kemenangan Alwi tersebut juga menjadi satu-satunya gelar yang diraih Indonesia di turnamen ini.

Alwi pun tak menyangka bisa menjuarai Indonesia Masters 2026, turnamen yang digelar di rumah sendiri.

"Saya sangat-sangat bersyukur dan tidak pernah terbayangkan anak kecil, hitam dari Solo bisa memenangkan Indonesia Masters 2026," ujarnya.

Menurut Alwi, motivasi dan ambisi besar menjadi kunci keberhasilannya di turnamen ini. Dukungan penonton Istora juga memberi energi tambahan di setiap pertandingan.

Baca Juga: Hadiri Aksi Cegah Stunting yang Digelar AMPG DKI, Legislator Golkar Farah Savira Serap Aspirasi Warga Soal Kesehatan

"Saya rasa semakin hari penonton semakin ramai, semakin bagus, membuat tenaga saya semakin enggak ada habisnya, membuat saya semakin bermotivasi," tuturnya.

Meski sudah meraih gelar Super 500, Alwi belum puas. Pebulutangkis kelahiran Surakarta, 12 Mei 2005 itu menargetkan prestasi lebih tinggi di level turnamen elite dunia.

"Pastinya, kami kejar di level 750, 1000, gelar-gelar bergengsi seperti All England, World Championship, Asian Games, Olympic," tegas Alwi. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.