Jakarta

Prediksi Skor Benfica vs Real Madrid di UCL, 18 Februari 2026: Misi Balas Dendam Los Blancos di Lisbon

Winda Wahdania | 17 Februari 2026, 14:15 WIB
Prediksi Skor Benfica vs Real Madrid di UCL, 18 Februari 2026: Misi Balas Dendam Los Blancos di Lisbon

AKURAT JAKARTA - Leg pertama babak playoff 16 besar UEFA Champions League (UCL) 2025-2026 akan mempertemukan Benfica melawan Real Madrid di stadion kebanggaan Portugal, Estadio da Luz.

Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 18 Februari 2026 pukul 03.00 WIB, dan menjadi salah satu laga paling dinantikan di fase playoff musim ini.

Baca Juga: Prediksi Skor Galatasaray vs Juventus di UCL, 18 Februari 2026: Duel Panas di Rams Park

Pertandingan ini membawa narasi emosional tersendiri, terutama bagi Real Madrid yang masih mengingat kekalahan 4-2 dari Benfica pada fase grup beberapa bulan lalu.

Kekalahan tersebut mengungkap kelemahan pertahanan Los Blancos dan menjadi motivasi kuat bagi raksasa Spanyol itu untuk membalas kekalahan mereka. 

Dengan kualitas skuad yang dimiliki dan pengalaman panjang di kompetisi Eropa, Real Madrid datang ke Lisbon dengan tekad untuk membuktikan superioritas mereka.

Di sisi lain, Benfica memanfaatkan kemenangan tersebut sebagai bukti bahwa mereka mampu bersaing melawan klub elit Eropa. 

Bermain di kandang sendiri dengan dukungan penuh suporter, tim tuan rumah percaya diri bisa kembali menyulitkan Real Madrid dan mengamankan keunggulan sebelum leg kedua.

Baca Juga: Satpol PP DKI Kerahkan 450 Personel Jaga Perayaan Imlek 2026, Mulai dari Bundaran HI hingga Monas

Preview

Benfica memasuki pertandingan ini dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih kemenangan 2-1 atas Santa Clara di kompetisi domestik. 

Tim asuhan Jose Mourinho menunjukkan peningkatan konsistensi dalam beberapa pekan terakhir, dengan empat kemenangan dari lima pertandingan terakhir di semua kompetisi. 

Performa kandang mereka juga menjadi kekuatan utama, di mana Estadio da Luz telah menjadi benteng yang sulit ditembus tim tamu.

Namun, performa Benfica di UCL menunjukkan inkonsistensi. 

Mereka mencatatkan tiga kemenangan dan lima kekalahan di fase liga, mencetak 10 gol dan kebobolan 12 gol. 

Meski demikian, kemenangan atas Real Madrid sebelumnya membuktikan bahwa mereka mampu memanfaatkan celah pertahanan lawan.

Baca Juga: Kantong Aman, Perut Kenyang! 5 Tempat Makan Siang Murah di Jakarta Barat yang Selalu Ramai

Real Madrid, di sisi lain, datang dengan performa domestik yang sangat kuat. 

Kemenangan meyakinkan 4-1 atas Real Sociedad menjadi bukti bahwa lini serang mereka dalam kondisi tajam. 

Vinicius Junior tampil impresif dengan dua gol dalam pertandingan tersebut, menunjukkan bahwa ia akan menjadi ancaman utama bagi pertahanan Benfica.

Secara keseluruhan, Real Madrid telah memenangkan enam dari tujuh pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi dan mencetak gol dalam 15 pertandingan berturut-turut.

Namun, performa mereka di Champions League musim ini sedikit tidak konsisten, dengan lima kemenangan dan tiga kekalahan dari delapan pertandingan.

Faktor penting lainnya adalah motivasi balas dendam. Kekalahan sebelumnya dari Benfica menjadi peringatan bagi Real Madrid bahwa mereka tidak boleh meremehkan lawan.

Dengan pendekatan taktis yang lebih disiplin, Los Blancos diperkirakan akan tampil lebih solid, terutama dalam mengantisipasi serangan balik cepat Benfica.

Baca Juga: Simbol dan Maknanya, 7 Larangan Tahun Baru Imlek yang Perlu Kamu Tahu

Prediksi Starting XI

Kiper utama Benfica, Anatoliy Trubin, diperkirakan tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar. 

Lini belakang akan diisi oleh Dedic, Araujo, Otamendi, dan Dahl yang bertugas menjaga kedisiplinan pertahanan. 

Di lini tengah, Barreiro dan Barrenechea akan menjadi poros keseimbangan tim, sementara lini serang akan diperkuat Prestianni, Sudakov, dan Schjelderup yang mendukung Pavlidis sebagai striker utama.

Absennya beberapa pemain seperti Aursnes bisa mempengaruhi keseimbangan tim, namun kedalaman skuad tetap cukup kompetitif.

Real Madrid diperkirakan tetap mengandalkan Thibaut Courtois di bawah mistar gawang. Lini pertahanan akan diisi Carreras, Huijsen, Rudiger, dan Alexander-Arnold. 

Di lini tengah, kombinasi Camavinga, Tchouameni, dan Valverde akan memberikan keseimbangan antara bertahan dan menyerang, terutama dengan absennya Jude Bellingham karena cedera. 

Di lini depan, kehadiran Kylian Mbappe bersama Vinicius dan Guler akan menjadi kekuatan utama serangan Los Blancos.

Mbappe yang kembali fit akan menjadi pembeda dengan kecepatannya dan kemampuan mencetak gol.

Perkiraan susunan pemain:

• Benfica (4-2-3-1): Trubin; Dedic, Araujo, Otamendi, Dahl; Barreiro, Barrenechea; Prestianni, Sudakov, Schjelderup; Pavlidis.

• Real Madrid (4-3-3): Courtois; Carreras, Huijsen, Rudiger, Alexander-Arnold; Camavinga, Tchouameni, Valverde; Vinicius, Mbappe, Guler.

Baca Juga: Kapan Mulai Puasa Ramadhan? Pemerintah Putuskan Melalui Sidang Isbat Sore Ini, Berikut Rangkaian Acaranya

Prediksi Skor

Pertandingan ini diperkirakan berlangsung terbuka, mengingat kedua tim memiliki lini serang yang produktif namun pertahanan yang kadang kurang konsisten. 

Benfica memiliki keunggulan kandang dan kepercayaan diri setelah kemenangan sebelumnya, tetapi Real Madrid memiliki kualitas individu dan pengalaman yang lebih besar di kompetisi ini.

Motivasi balas dendam, performa lini serang yang konsisten, serta kedalaman skuad memberikan sedikit keunggulan bagi Real Madrid. 

Namun, Benfica tetap berpotensi mencetak gol, terutama melalui serangan cepat dan dukungan penuh suporter tuan rumah.

Prediksi skor: Benfica 1-2 Real Madrid. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.