Zaki Iskandar Sebut Regulasi U-23 Liga 1 Jadikan Klub Berani Orbitkan Talenta Muda

AKURAT JAKARTA – Presiden Klub Persita Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, menyambut positif regulasi Liga 1 yang mewajibkan setiap klub memainkan minimal satu pemain di bawah usia 23 tahun (U-23) selama minimal 45 menit pada setiap pertandingan.
Menurut Zaki, aturan ini menjadi angin segar sekaligus memaksa klub untuk berani mengorbitkan talenta muda.
Zaki mengakui bahwa persaingan di kompetisi kasta tertinggi Indonesia sangat ketat, karena mayoritas pelatih asing cenderung dituntut untuk selalu meraih hasil instan (kemenangan).
Baca Juga: Free Class Persita Academy Masih Dibuka, Bang Zaki Tegaskan Komitmen Klub
Kondisi tersebut sering kali membuat para pemain muda minim mendapatkan menit bermain jika tidak ada regulasi yang mengikat.
"Persaingan di Liga 1 luar biasa, tetapi jangan salah, stok pemain under 23 di Persita Tangerang juga banyak. Aturan wajib bermain 45 menit ini bagus karena memaksa klub untuk memainkan punggawa muda mereka," kata Ahmed Zaki dikutip dari YouTube Official Inews.
Zaki membeberkan bahwa tim berjuluk Pendekar Cisadane tidak pernah kekurangan talenta muda karena memiliki sistem pembinaan yang berjalan berkesinambungan melalui Elite Pro Academy (EPA).
"Alhamdulillah kalau di Persita stoknya melimpah dan kita mainkan bergantian. Tahun ini ada nama-nama seperti Hoki, Julan, hingga Adriano. Sementara tahun lalu kita punya Alitan Amal dan Yardan, meski sayangnya Yardan sempat dibekap cedera," jelas mantan Bupati Tangerang tersebut.
Lebih lanjut, Zaki menegaskan komitmen Persita untuk terus menjadi produsen pemain muda berbakat bagi sepak bola nasional. Manajemen memastikan jalur promosi dari tim junior ke tim utama terus terbuka lebar di setiap musimnya.
"Stok pemain muda ini memang sudah kita persiapkan matang sejak di EPA. Targetnya, setiap tahun selalu ada 3 sampai 5 pemain dari EPA U-20 yang berhasil kita promosikan untuk menembus skuad utama Persita," pungkas Zaki.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 4Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 5Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 8Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





