Sempat Terlempar di Sachsenring, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Dua Rookie Terbaik
AKURAT JAKARTA – Pembalap muda asal Indonesia, Veda Ega Pratama lagi sukses memperbaiki posisinya di klasemen sementara rookie (pendatang baru) Moto3 2026.
Veda setelah tampil apik pada balapan seri ke-11 Moto3 Jerman di Sirkuit Sachsenring, Minggu (12/7/2026).
Sempat tercecer di awal balapan, andalan Honda Team Asia ini berhasil menyudahi balapan 23 putaran tersebut di posisi kedelapan.
Tambahan 8 poin berharga ini membawa pembalap berusia 17 tahun itu naik menjadi deputi alias peringkat kedua dalam perburuan gelar Rookie of the Year Moto3 2026 dengan total koleksi 90 poin.
Jalannya Balapan
Memulai balapan dari urutan ke-13 akibat kesulitan melejit pada sesi kualifikasi, Veda sempat mengawali perjuangannya dengan kurang mulus. Rider asal Gunungkidul, Yogyakarta, ini bahkan sempat melorot satu tingkat hingga memasuki putaran ketiga.
Namun, perlahan tapi pasti, Veda mulai menemukan ritme terbaiknya. Keberuntungan sempat berpihak saat dua pembalap di kelompok depan terjatuh, yang langsung dimanfaatkan Veda untuk menyodok ke posisi 8.
Puncak drama terjadi di pertengahan lomba. Rapatnya jarak antar-pembalap memaksa Veda terlibat duel sengit melawan rider Malaysia, Hakim Danish, serta rekan setimnya sendiri, Ryusei Yamanaka.
Meski sempat terlempar kembali ke posisi 12 akibat sengitnya persaingan, determinasi tinggi dan upaya keras Veda di lap-lap akhir berhasil membawanya mengamankan finis di posisi ke-8.
Di sisi lain, Hakim Danish gagal memanfaatkan keuntungan start dari baris depan untuk membendung laju Veda.
Dengan hasil ini, Veda Ega Pratama semakin memperkokoh posisinya sebagai salah satu talenta muda berbakat yang patut diperhitungkan di panggung kejuaraan dunia Moto3 musim ini.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





