Jakarta

Finis Delapan Besar di Moto3 GP Jerman, Veda Ega Pratama Bidik Hasil Lebih Baik

Yusuf Doank | 29 Juli 2026, 10:36 WIB
Finis Delapan Besar di Moto3 GP Jerman, Veda Ega Pratama Bidik Hasil Lebih Baik
Veda Ega Pratama

AKURAT JAKARTA – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mengaku belum puas meski berhasil menembus posisi delapan besar pada ajang Moto3 Grand Prix Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring.

Pembalap Honda Team Asia tersebut optimistis bisa meraih hasil yang lebih baik pada seri-seri berikutnya.

Tampil kompetitif sejak sesi latihan bebas hingga kualifikasi, Veda menunjukkan performa impresif dan terus menempel kelompok depan.

Baca Juga: Moto3 2028 Beralih ke Mesin Lebih Besar, Veda Ega Pratama Siap Hadapi Tantangan Baru

Namun, ketatnya persaingan pada lap-lap akhir membuatnya harus puas mengakhiri balapan di urutan kedelapan.

"Saya senang bisa kembali membawa pulang poin penting, tetapi sejujurnya saya merasa masih bisa meraih hasil yang lebih baik. Ada beberapa momen dalam balapan yang membuat saya kehilangan kesempatan untuk bertarung di posisi depan," kata Veda, Selasa (28/7/2026).

Pembalap binaan Astra Honda Motor ini menegaskan bahwa hasil di GP Jerman akan menjadi bahan evaluasi penting bersama tim analisisnya.

Fokus utamanya adalah menjaga konsistensi ritme balap serta pengambilan keputusan saat berada dalam tekanan kelompok depan.

"Kami akan mempelajari data balapan bersama tim agar bisa tampil lebih baik pada seri berikutnya. Target saya tentu terus berkembang dan bersaing untuk posisi yang lebih tinggi," lanjut pembalap yang tengah menjalani musim debutnya di Kejuaraan Dunia Moto3 tersebut.

Tambahan poin dari Sirkuit Sachsenring ini kian memperkokoh posisi Veda di papan tengah klasemen sementara Moto3 2026 sekaligus menjadi modal berharga menjelang seri berikutnya di GP Inggris.

"Saya akan terus bekerja keras bersama tim. Terima kasih atas dukungan dari masyarakat Indonesia, semoga pada balapan berikutnya kami bisa memberikan hasil yang lebih membanggakan," pungkas Veda.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf Doank
Y