Jakarta

Bang Zaki Beberkan Alasan Persita Tangerang Target Delapan Besar di Liga 1

Yusuf Doank | 27 September 2026, 17:17 WIB
Bang Zaki Beberkan Alasan Persita Tangerang Target Delapan Besar di Liga 1
Presiden Klub Persita Tangerang Ahmed Zaki Iskandar

AKURAT JAKARTA – Presiden Klub Persita Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, membeberkan alasan di balik keputusan manajemen mematok target posisi delapan besar untuk skuat Pendekar Cisadane pada kompetisi musim ini.

Target tersebut dinilai lebih realistis dibandingkan musim sebelumnya yang mematok posisi tiga besar.

Pria yang akrab disapa Bang Zaki ini menjelaskan bahwa penetapan target tinggi pada musim lalu justru memberikan tekanan (pressure) berlebih kepada jajaran pelatih dan para pemain, terutama di awal kompetisi.

Baca Juga: Zaki Iskandar Ungkap Deretan Legenda Persita dan Rencana Pembuatan Film Dokumenter

"Pengalaman dari tahun lalu ketika kita pasang target cukup tinggi, ada tekanan di pelatih dan para pemain. Itu terlihat di pertandingan-pertandingan awal, baru dua atau tiga pertandingan pertama semua sudah bicara soal degradasi dan hal lainnya," ujar Zaki dalam sebuah podcast di YouTube.

Menurut Zaki, musim ini Persita ingin membangun permulaan (start) yang lebih mulus dan konsisten hingga akhir musim.

Dengan target delapan besar, ia berharap tim dapat bermain lebih lepas dan menjaga konsistensi di papan atas klasemen.

Meski begitu, Zaki menegaskan bahwa target delapan besar tersebut bukanlah batas maksimal, melainkan target minimal yang harus dicapai tim.

"Jangan salah, walau pasang target di delapan besar, tetapi mimpi dan kerja keras kita untuk jadi juara tetap seperti obor di dada. Delapan besar itu bukan target maksimal, itu target minimal," tegasnya.

Zaki juga optimistis melihat komposisi skuat Persita musim ini. Menurutnya, kestabilan tim jauh lebih baik karena manajemen tidak banyak melakukan pembongkaran pemain dibandingkan musim-musim sebelumnya.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf Doank
Y