Finis Enam Besar di Moto3 Mandalika, Veda Ega Pratama Ungkap Sengitnya Duel Barisan Depan

AKURAT JAKARTA – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mengungkapkan sengitnya persaingan di lintasan depan Moto3.
Veda berhasil finis di posisi keenam pada balapan Moto3 GP Indonesia 2026 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Minggu (11/10/2026).
Pembalap Honda Team Asia tersebut menuntaskan balapan dengan selisih 12,017 detik dari pemenang utama.
Baca Juga: Tampil Impresif di Mandalika, Veda Ega Pratama Pecahkan Rekor Poin Ai Ogura di Honda Team Asia
Meski belum berhasil menaiki podium, Veda mengaku puas dapat mengamankan posisi enam besar dan membawa pulang poin krusial.
“Saya sangat senang bisa finis di enam besar hari ini dan meraih poin penting. Saya sangat menikmati balapan ini,” kata Veda dalam keterangan resminya, Minggu (11/10/2026).
Veda menjelaskan bahwa sejak awal balapan, target utamanya adalah melakukan start dengan mulus dan terus menempel kelompok terdepan. Rencana tersebut berjalan baik di lap-lap awal.
Namun, ketatnya persaingan di lintasan membuat upayanya untuk memangkas jarak tidak berjalan mudah. Aksi salip-menyalip hingga kontak fisik antarpembalap kerap menciptakan celah jarak di kelompok depan.
“Saya terus mendorong diri di setiap lap untuk mengejar pembalap di depan. Pada beberapa kesempatan saya bisa mendekat, tetapi di momen lain sedikit kesulitan sehingga tidak mudah menutup jarak sepenuhnya,” ujar pembalap asal Gunungkidul tersebut.
Pada dua lap terakhir, Veda terlibat aksi salip-menyalip sengit dengan dua pembalap Honda Leopard Racing, Adrian Fernandez dan Guido Pini, hingga akhirnya sukses mengamankan finis di posisi keenam.
Bagi Veda, tampil di Sirkuit Mandalika merupakan salah satu momen paling berkesan sepanjang kariernya sebagai pembalap rookie di kejuaraan dunia.
Gemuruh dukungan dari ribuan penonton Indonesia menjadi suntikan motivasi tersendiri.
“Balapan di sini di depan para penggemar Indonesia adalah pengalaman yang luar biasa. Ini salah satu balapan paling istimewa dalam karier saya,” ungkapnya.
Usai merampungkan balapan kandang, Veda kini langsung bersiap menatap seri berikutnya pada Grand Prix Australia di Sirkuit Phillip Island, 23–25 Oktober 2026.
Dia mengaku antusias untuk pertama kalinya menguji kemampuannya di sirkuit cepat dengan rangkaian tikungan mengalir tersebut.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 2Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 3Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 4Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 5Prediksi Skor Mainz 05 vs Bayer Leverkusen di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Duel Sengit di Mewa Arena
- 6Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di La Liga, 10 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Rekor Buruk?
- 7Prediksi Skor Genoa vs Fiorentina di Serie A, 10 Oktober 2026: Mampukah Rossoblu Mengakhiri Tren Buruk di Kandang?
- 8Prediksi Skor Augsburg vs Bayern Munich di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Akankah Tuan Rumah kembali Kejutkan Die Roten?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




