Jakarta

Buntut Kerusuhan Persita vs Persija, Komdis PSSI Larang The Jakmania Away Setengah Musim dan Denda Puluhan Juta

M Rahman Akurat | 22 Oktober 2026, 15:35 WIB
Buntut Kerusuhan Persita vs Persija, Komdis PSSI Larang The Jakmania Away Setengah Musim dan Denda Puluhan Juta
Ilustrasi - Suporter Persija Jakarta, The Jakmania.

AKURAT JAKARTA - Komisi Disiplin (Komdis) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) mengambil tindakan tegas menyusul insiden kericuhan suporter pada pekan kelima Super League 2026/2027.

Sanksi berat resmi dijatuhkan kepada Persija Jakarta, di mana suporter setia mereka, The Jakmania, dilarang menghadiri laga tandang (away) selama setengah musim.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Direktur Utama I League, Ferry Paulus, saat merinci sejumlah sanksi yang diterima oleh klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut.

Baca Juga: Prediksi Skor Crvena zvezda vs Copenhagen di UECL, 22 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Hentikan Langkah Tim Denmark?

Sanksi ini diberikan buntut dari kerusuhan antar suporter yang terjadi dalam laga tandang Persija Jakarta melawan Persita Tangerang di Banten International Stadium.

Kronologi Kericuhan Suporter di Banten International Stadium

Kericuhan bermula ketika sejumlah oknum suporter Persita, Benteng Viola, melakukan provokasi dengan mencopot spanduk milik The Jakmania yang terpasang di tribun.

Tindakan tersebut sontak memicu amarah The Jakmania hingga berujung pada bentrokan fisik. Akibat keributan yang meluas di dalam stadion, wasit terpaksa memberhentikan pertandingan sejenak demi keamanan.

Ferry Paulus mengungkapkan bahwa Komdis PSSI membutuhkan waktu dua hari untuk merumuskan dan memutuskan sanksi yang adil bagi kedua belah pihak.

Alhasil, baik Persita Tangerang maupun Persija Jakarta sama-sama menerima hukuman setimpal atas tindakan suporter mereka.

Baca Juga: Korupsi Dana Bencana BNPB, KPK Endus Keterlibatan 2 Prajurit TNI Aktif

Rincian Sanksi dan Denda dari Komdis PSSI

Dalam keputusannya, Komdis PSSI tidak hanya melarang kehadiran suporter, tetapi juga menjatuhkan sanksi denda finansial yang cukup besar kepada panitia pelaksana (panpel) dan kedua klub.

"Panitia pelaksana pertandingan Persita di kompetisi Super League diputuskan oleh Komdis menerima denda sebesar Rp 40 juta. Pelanggaran yang dilakukan adalah gagal menjalankan tanggung jawab dalam menjaga ketertiban, keamanan, dan seterusnya," ujar Ferry Paulus.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.