Jakarta

Prediksi Skor Udinese vs AC Milan di Serie A, 26 Oktober 2026: Rossoneri Incar Kebangkitan Usai Kekalahan di Eropa

Winda Wahdania | 25 Oktober 2026, 19:00 WIB
Prediksi Skor Udinese vs AC Milan di Serie A, 26 Oktober 2026: Rossoneri Incar Kebangkitan Usai Kekalahan di Eropa
AC Milan berusaha mempertahankan tren positif di Serie A saat bertandang ke markas Udinese yang sedang terpuruk.

AKURAT JAKARTA - Udinese akan menjamu AC Milan pada pekan ke-8 Serie A 2026/2027 di Stadion Bluenergy, Senin, 26 Oktober 2026. Pertandingan ini dijadwalkan dimulai pukul 02.45 WIB.

Kedua tim membawa situasi yang berbeda menjelang pertemuan tersebut, dengan tuan rumah berusaha menghentikan tren kekalahan, sementara tim tamu ingin mempertahankan momentum positif di kompetisi domestik setelah mengalami hasil mengecewakan di Eropa.

AC Milan memiliki modal lebih meyakinkan di liga, tetapi mereka tidak boleh meremehkan Udinese. Selain pernah mengalahkan Rossoneri dengan skor telak pada pertemuan terakhir di San Siro, tuan rumah juga berpeluang memanfaatkan kondisi fisik dan rotasi pemain yang mungkin diterapkan Ruben Amorim di tengah jadwal pertandingan yang padat.

Baca Juga: Prediksi Skor Lecce vs Juventus di Serie A, 26 Oktober 2026: Mampukah Bianconeri Bangkit dari Keterpurukan?

Preview

Udinese memasuki pertandingan ini dengan tekanan besar setelah menelan lima kekalahan beruntun di semua pertandingan terakhir mereka sebagaimana tercermin dalam catatan performa terkini.

Kekalahan 3-0 dari Lecce pada pertandingan Serie A sebelumnya menjadi pukulan tambahan bagi tim asuhan Kosta Runjaic.

Hasil tersebut terasa semakin mengecewakan karena mereka bermain di hadapan pendukung sendiri dan gagal mengantisipasi ancaman dari situasi bola mati.

Masalah pertahanan menjadi perhatian utama Udinese. Mereka telah kebobolan 16 gol dalam tujuh pertandingan Serie A, hanya lebih sedikit daripada Fiorentina yang kemasukan 17 gol.

Catatan tersebut menunjukkan bahwa lini belakang tuan rumah masih membutuhkan perbaikan, terutama ketika menghadapi lawan yang memiliki kualitas individu dan kemampuan menyerang seperti AC Milan.

Udinese juga memperlihatkan kesulitan menjaga konsistensi sepanjang pertandingan. Mereka memiliki selisih gol babak kedua terburuk di Serie A, yakni minus delapan, serta baru mencetak dua gol setelah turun minum.

Jika kelemahan ini kembali terlihat, tuan rumah berisiko kesulitan mengimbangi permainan Milan, terutama ketika pertandingan memasuki fase akhir.

Meski demikian, Udinese tetap mempunyai alasan untuk percaya diri. Mereka berhasil mengalahkan Milan 3-0 di San Siro pada April lalu. Hasil itu membuktikan bahwa Bianconeri mampu memberikan kejutan ketika menemukan pendekatan permainan yang tepat.

Jurgen Ekkelenkamp juga dapat menjadi salah satu pemain penting setelah berkontribusi dalam gol Udinese pada pertemuan tersebut dan menunjukkan produktivitas yang cukup baik sepanjang tahun kalender ini.

Baca Juga: Prediksi Skor Freiburg vs Bayern Munich di Bundesliga, 25 Oktober 2026: Duel Penentu Puncak Klasemen di Europa-Park

Di kubu seberang, AC Milan menjalani awal musim Serie A yang impresif di bawah Ruben Amorim. Rossoneri mengoleksi 15 poin dan belum terkalahkan dalam tujuh pertandingan pertama mereka.

Catatan itu menempatkan Milan dalam posisi yang cukup kuat untuk bersaing di papan atas, meskipun mereka sempat kesulitan mempertahankan keunggulan tiga gol ketika menghadapi Atalanta pada laga sebelumnya.

Milan akhirnya menang 3-2 atas Atalanta berkat gol Goncalo Ramos, Adrien Rabiot, dan Mario Gila. Namun, kekalahan 3-0 dari Bournemouth di UEFA Europa League menjadi pengingat bahwa mereka masih memiliki sejumlah persoalan.

Dua insiden pada awal pertandingan, termasuk handball Koni De Winter dan kartu merah Mike Maignan, membuat Rossoneri kesulitan mengembangkan permainan.

Untuk lawatan ke Udine, Amorim kemungkinan melakukan rotasi mengingat Milan juga harus menghadapi Bologna pada pertengahan pekan dan menjalani Derby della Madonnina pada akhir pekan berikutnya.

Meski demikian, rekor tandang mereka di Stadion Bluenergy cukup meyakinkan. Milan memenangkan tiga kunjungan liga terakhir ke stadion tersebut dengan agregat 10-2, sebuah catatan yang dapat meningkatkan kepercayaan diri mereka.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.