Prediksi Skor Como vs Venezia di Serie A, 1 November 2026: Momentum Berbeda di Giuseppe Sinigaglia

AKURAT JAKARTA - Como akan berusaha mempertahankan tren positif ketika menjamu Venezia dalam lanjutan Serie A 2026/2027 pekan ke-10. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Giuseppe Sinigaglia pada Minggu, 1 November 2026, pukul 18.30 WIB.
Kedua tim datang dengan kondisi yang sangat bertolak belakang. Como sedang menikmati empat kemenangan beruntun di semua kompetisi dan menempati posisi keempat klasemen.
Sebaliknya, Venezia masih terpuruk di dasar klasemen setelah hanya mengumpulkan tiga poin dari sembilan pertandingan.
Dengan perbedaan performa tersebut, Como tentu lebih diunggulkan untuk mengamankan tiga poin.
Namun, Venezia tetap memiliki kesempatan untuk memberikan perlawanan, terutama jika mampu memperbaiki organisasi pertahanan yang menjadi salah satu kelemahan mereka sepanjang musim ini.
Preview
Como menunjukkan perkembangan yang sangat menjanjikan di bawah arahan Cesc Fabregas. Tim Lariani tidak hanya mampu mengumpulkan kemenangan, tetapi juga memperlihatkan kualitas permainan menyerang yang membuat mereka semakin diperhitungkan di Serie A.
Dari sembilan pertandingan yang telah dimainkan, Como mengoleksi enam kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan.
Raihan 20 poin menempatkan mereka di peringkat keempat, hanya terpaut lima angka dari Inter Milan dan Lazio yang sama-sama berada di puncak klasemen.
Performa tersebut semakin mengesankan jika melihat hasil empat pertandingan terakhir Como di semua kompetisi. Mereka berhasil mengalahkan Fiorentina, Sassuolo, Torino, serta Manchester United dengan skor telak 4-1 dalam pertandingan UEFA Champions League (UCL).
Kemenangan atas Torino pada pertengahan pekan menjadi bukti lain mengenai kemampuan Como dalam menghadapi situasi sulit.
Sempat tertinggal akibat kesalahan Jacobo Ramon, mereka berhasil membalikkan keadaan dan menang 3-1 di Stadio Olimpico Grande Torino.
Ramon menebus kesalahannya dengan mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-81. Nico Paz kemudian membawa Como berbalik unggul pada menit ke-87, sebelum Martin Baturina memastikan kemenangan melalui gol pada menit ke-92.
Secara keseluruhan, Como telah mencetak 12 gol dan hanya kebobolan tiga kali selama empat kemenangan beruntun tersebut.
Produktivitas ini menjadi modal penting untuk menghadapi Venezia, yang memiliki masalah serius dalam menjaga stabilitas pertahanan.
Di sisi lain, Venezia sedang menghadapi periode sulit setelah kembali promosi ke Serie A. Mereka baru mengumpulkan tiga poin dari sembilan pertandingan, dengan catatan satu kemenangan dan delapan kekalahan.
Satu-satunya kemenangan Venezia sejauh ini terjadi ketika mereka secara mengejutkan mengalahkan Napoli dengan skor 1-0 pada pekan ketujuh. Namun, hasil tersebut belum mampu menjadi titik balik bagi tim berjuluk Lagunari.
Pergantian pelatih dari Giovanni Stroppa kepada Davide Nicola juga belum memberikan perubahan signifikan.
Venezia kembali menelan kekalahan ketika menghadapi Genoa sebelum takluk 0-2 dari Inter Milan pada pertandingan terakhir.
Kekalahan dari Inter terasa menyakitkan karena Venezia mampu memberikan perlawanan hingga memasuki 10 menit terakhir.
Namun, dua gol bunuh diri yang dicetak Matias Moreno dan Redouane Halhal akhirnya memastikan mereka pulang tanpa poin.
Persoalan Venezia tidak hanya terletak pada pertahanan. Mereka juga kesulitan menghasilkan gol dengan baru mencetak enam gol dalam sembilan pertandingan.
Sementara itu, gawang mereka sudah kebobolan 19 kali atau lebih dari dua gol per pertandingan secara rata-rata.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1POTRET BERINGIN JAKARTA: Dari Pengurus Pokja ke Pimpinan DPRD, Basri Baco Targetkan 13 Kursi dan Tiket Cagub DKI
- 2Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 3Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 5Prediksi Skor Schalke 04 vs RB Leipzig di Bundesliga, 31 Oktober 2026: Misi Sulit Royal Blues Menghentikan Dominasi Die Roten Bullen
- 6Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 7Prediksi Skor Levante vs Atletico Madrid di La Liga, 31 Oktober 2026: Ambisi Los Colchoneros Kudeta Puncak Klasemen
- 8Prediksi Skor Augsburg vs Freiburg di Bundesliga, Sabtu 31 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Hentikan Tren Negatif?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






