Jakarta

Tak Sabar Menanti, Honda BeAT 150 Siap Menggebrak Pasar Otomotif Indonesia, Gaya Keren Teknologi Canggih dan Modern

M. Rafix | 2 Juni 2026, 10:00 WIB
Tak Sabar Menanti, Honda BeAT 150 Siap Menggebrak Pasar Otomotif Indonesia, Gaya Keren Teknologi Canggih dan Modern
Honda BeAT 150 rumor makin kencang. Mesin 150cc eSP+, fitur keyless, CBS, bagasi 29L, harga 21 jutaan. Tapi AHM belum konfirmasi resmi.

AKURAT JAKARTA - Nama Honda BeAT sudah terlanjur melekat di benak jutaan pengendara Indonesia.

Bukan sekadar skutik, BeAT adalah bagian dari rutinitas harian, dari jalanan sempit kota kecil sampai simpang-simpang padat ibu kota.

Justru karena posisinya yang sekuat itu, setiap kabar perubahan pada lini BeAT selalu memancing antusias besar, dan kini rumor tentang Honda BeAT 150 terus bergulir semakin kencang di berbagai platform otomotif tanah air.

Segmen skutik 150 cc memang tengah panas. Konsumen Indonesia semakin melek soal performa, tidak lagi puas dengan mesin kecil jika kebutuhan hariannya menuntut tenaga lebih.

Di sinilah celah yang tersisa setelah Honda Vario 150 resmi dihentikan dan digantikan Vario 160.

Ada ruang kosong di antara BeAT 110 cc yang ringkas dan Vario 160 yang lebih premium, dan BeAT 150 secara logis mengisi tepat di tengah ruang itu.

Kesalahan mudah yang bisa terjadi adalah membayangkan BeAT 150 sebagai BeAT biasa yang hanya ditambah kapasitas mesinnya.

Kenyataannya, motor ini dirancang ulang dari pendekatan yang berbeda.

Dimensi bodinya lebih besar dan proporsional, memberikan kesan yang lebih matang secara visual tanpa meninggalkan karakter ramping yang selama ini menjadi identitas BeAT.

Bagian depan tampil lebih tegas dengan desain lampu tajam bergaya futuristik, jauh dari kesan polos generasi lamanya.

Garis-garis bodi dibuat lebih agresif, memberi karakter sporty yang bukan sekadar kosmetik.

Hasilnya, motor ini berdiri di antara dua dunia: cukup kompak untuk lincah di kota, cukup gagah untuk membuat kesan di jalan.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rafix
M
Editor
M. Rafix