Jakarta

Jetour T2 i-DM Hadirkan Tuas Transmisi Kristal Futuristik dan Floating Display Besar, Desain Konsol Tengahnya Sukses Curi Perhatian

M. Rafix | 6 Oktober 2026, 21:00 WIB
Jetour T2 i-DM Hadirkan Tuas Transmisi Kristal Futuristik dan Floating Display Besar, Desain Konsol Tengahnya Sukses Curi Perhatian
Jetour T2 i-DM tampil mencolok dengan tuas transmisi kristal futuristik dan floating display besar di konsol tengah modern.

AKURAT JAKARTA - Jetour T2 i-DM hadir membawa tuas transmisi kristal futuristik dan floating display berukuran besar yang langsung menjadi pusat perhatian saat memasuki kabin.

Di tengah semakin banyaknya SUV bergaya off road yang beredar di pasar Indonesia, pendekatan seperti ini membuat T2 i-DM tampil berbeda karena tidak hanya mengandalkan desain eksterior yang gagah, tetapi juga menghadirkan pengalaman visual yang kuat melalui penataan area konsol tengah.

Kehadiran dua elemen tersebut menunjukkan arah yang ingin dibangun Jetour pada SUV Plug in Hybrid Electric Vehicle atau PHEV ini.

Karakter petualang tetap dipertahankan melalui desain bodi berbentuk boxy dan kesan tangguh dari berbagai sudut, namun suasana modern langsung terasa begitu pintu dibuka.

Alih alih menghadirkan kabin yang kaku seperti kendaraan utilitas murni, Jetour justru memadukan nuansa kokoh dengan sentuhan teknologi yang lebih dekat dengan kendaraan modern masa kini.

Pandangan pertama di dalam kabin akan tertuju pada dashboard simetris yang dirancang menggunakan garis tegas.

Tata letaknya terlihat rapi dan memberikan kesan terorganisir. Material yang digunakan juga mampu menghadirkan nuansa premium, terlebih dengan kehadiran aksen jahitan kontras yang membuat interior tidak terlihat monoton.

Perpaduan tersebut menciptakan lingkungan berkendara yang terasa nyaman sekaligus memiliki identitas kuat.

Di area pengemudi, lingkar kemudi flat bottom berlapis kulit menjadi salah satu elemen yang mendukung kesan modern tersebut.

Tombol multifungsi yang tersedia pada kemudi memungkinkan berbagai pengaturan dapat diakses dengan lebih praktis selama perjalanan.

Di belakangnya terdapat panel instrumen digital yang menampilkan informasi kendaraan secara jelas sehingga pengemudi tidak perlu kesulitan memantau berbagai data penting saat berkendara.

Meski banyak elemen menarik di hadapan pengemudi, perhatian terbesar tetap mengarah ke layar floating display yang menempati bagian tengah dashboard.

Ukurannya yang besar membuat tampilannya dominan dan mudah terlihat dari berbagai posisi duduk di bagian depan.

Berbagai fungsi hiburan, konektivitas, hingga pengaturan mode kendaraan terpusat pada layar ini sehingga area dashboard terlihat lebih bersih dan modern.

Di bawah layar tersebut, Jetour menempatkan komponen yang menjadi salah satu ciri khas T2 i-DM, yakni tuas transmisi berbentuk joystick dengan tampilan menyerupai kristal.

Desainnya memberikan sentuhan visual yang berbeda dibandingkan tuas transmisi konvensional yang selama ini lebih sering digunakan pada SUV.

Efek berkilau yang muncul dari material dan bentuknya membuat area konsol tengah terlihat lebih menarik tanpa harus menggunakan banyak ornamen tambahan.

Konsol tengah juga dilengkapi kenop putar mode berkendara yang dirancang menggunakan simbol intuitif sehingga mudah dikenali.

Kehadiran wireless charger turut menambah nilai praktis bagi pengguna yang ingin mengisi daya perangkat tanpa bergantung pada kabel.

Kombinasi berbagai fitur tersebut menunjukkan bahwa Jetour berusaha menjadikan area konsol bukan sekadar tempat meletakkan kontrol kendaraan, melainkan salah satu titik utama yang membentuk pengalaman berkendara sehari hari.

Meski memiliki tampilan yang atraktif, terdapat beberapa catatan pada bagian ini. Informasi dan tampilan fitur di konsol tengah masih kurang kontras ketika terkena sinar matahari pada siang hari sehingga visibilitasnya bisa berkurang dalam kondisi tertentu.

Selain itu, lubang pengisian daya kabel yang ditempatkan di bagian bawah konsol terasa kurang mudah dijangkau dari posisi duduk pengemudi.

Kedua hal tersebut tidak menghilangkan daya tarik desainnya, namun menjadi detail yang mungkin akan diperhatikan oleh sebagian pengguna.

Dari posisi kemudi, T2 i-DM menawarkan pandangan ke depan yang cukup baik berkat posisi duduk yang tinggi.

Cermin spion samping berukuran besar juga membantu pengemudi memantau kondisi di sekitar kendaraan.

Karakter seperti ini sesuai dengan identitas SUV yang ditujukan untuk menemani aktivitas harian maupun perjalanan ke berbagai kondisi jalan.

Di sisi lain, visibilitas ke arah belakang tidak sepenuhnya bebas hambatan. Ban serep yang dipasang pada pintu bagasi memang memperkuat kesan kendaraan petualang, tetapi keberadaannya ikut membatasi sebagian pandangan pengemudi saat melihat ke belakang.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Jetour menyematkan kamera 360 derajat yang membantu menampilkan kondisi area sekitar kendaraan ketika parkir maupun bermanuver di ruang sempit.

Ketika membahas kenyamanan, kabin belakang menjadi salah satu bagian yang layak mendapat perhatian.

Ruang kepala dan ruang kaki yang tersedia terasa lapang sehingga penumpang dapat duduk dengan lebih leluasa.

Karakter ini membuat T2 i-DM cocok digunakan sebagai kendaraan keluarga yang kerap menempuh perjalanan jarak jauh.

Kenyamanan tersebut didukung busa jok yang tebal dan mampu menopang tubuh dengan baik. Penumpang belakang juga mendapatkan tiga sandaran kepala serta sabuk pengaman tiga titik.

Bagi keluarga yang membawa anak kecil, tersedia pula titik jangkar ISOFIX untuk pemasangan kursi anak.

Kesan lega di dalam kabin semakin terasa berkat panoramic sunroof berukuran ekstra besar yang membentang di atap.

Cahaya dari luar dapat masuk lebih banyak ke dalam kabin sehingga suasana interior terasa lebih terbuka.

Efek yang dihasilkan membuat ruang penumpang terlihat semakin luas, terutama saat digunakan pada siang hari.

Jetour juga memperhatikan kebutuhan penumpang belakang selama perjalanan. Kisi kisi AC mandiri memungkinkan distribusi udara lebih merata di area belakang, sementara port pengisian daya yang tersedia memberikan kemudahan bagi penumpang untuk mengisi daya perangkat elektronik selama perjalanan.

Karakter praktis T2 i-DM berlanjut hingga ke bagian belakang kendaraan. Bagasi hadir dengan kompartemen yang luas dan memiliki lantai rata sehingga memudahkan proses penyusunan barang bawaan.

Pintu model swing yang membuka ke samping juga memberikan akses yang berbeda dibandingkan model pintu bagasi konvensional.

Area penyimpanan tersebut dilengkapi sejumlah fitur penunjang seperti gantungan barang, jaring penyimpanan, dan soket listrik yang dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan.

Kehadiran fitur fitur tersebut membuat bagasi tidak hanya berfungsi sebagai ruang penyimpanan biasa, tetapi juga mendukung aktivitas luar ruangan yang membutuhkan fleksibilitas lebih.

Dengan harga Rp 688 juta untuk satu varian dan lima pilihan warna, Jetour T2 i-DM menawarkan kombinasi desain off road, teknologi plug in hybrid, serta kabin yang berfokus pada kenyamanan dan kemudahan penggunaan.

Namun di antara berbagai fitur yang dibawanya, tuas transmisi kristal futuristik dan floating display besar tetap menjadi elemen yang paling mudah menarik perhatian sejak awal.

Keduanya berhasil membentuk identitas unik pada interior T2 i-DM, sekaligus memperlihatkan bagaimana sebuah SUV bergaya petualang kini juga dapat tampil modern melalui desain konsol tengah yang dirancang dengan pendekatan berbeda.**

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rafix
M
Editor
M. Rafix