Kesan Lapang Jetour T2 i-DM Makin Sempurna Berkat Panoramic Sunroof Ekstra Besar, Desain Atap Kabin Bikin Perjalanan Lebih Estetik

AKURAT JAKARTA - Kesan lapang Jetour T2 i-DM tidak hanya hadir dari dimensi kabinnya yang lega, tetapi juga semakin terasa berkat kehadiran panoramic sunroof ekstra besar yang membentang di bagian atap.
Saat berada di dalam mobil, pandangan ke arah atas terasa lebih terbuka, cahaya alami masuk lebih leluasa, dan suasana kabin menjadi jauh lebih hidup.
Desain atap seperti ini bukan sekadar pemanis tampilan, melainkan elemen yang mampu mengubah pengalaman perjalanan menjadi lebih estetik dan menyenangkan bagi seluruh penumpang.
Hal tersebut menjadi salah satu daya tarik yang membedakan Jetour T2 i-DM di tengah persaingan SUV modern.
Mobil berteknologi plug in hybrid ini menggabungkan karakter tangguh khas kendaraan bergaya off road dengan ruang interior yang dirancang untuk memberikan kenyamanan selama perjalanan harian maupun perjalanan jarak jauh bersama keluarga.
Ketika membuka pintu dan memasuki kabin, nuansa modern langsung terasa dari tata letak interior yang dibuat simetris.
Garis desain dashboard yang tegas memberikan identitas yang kuat, sejalan dengan tampilan eksterior boxy yang menjadi ciri khas kendaraan ini.
Material yang digunakan juga menghadirkan kesan berkualitas, sementara jahitan kontras pada beberapa bagian interior membuat tampilannya tidak terasa monoton.
Atmosfer lapang yang menjadi tema utama kendaraan ini semakin mudah dirasakan karena area atap tidak memberikan kesan tertutup.
Panoramic sunroof berukuran besar menciptakan hubungan visual yang lebih luas antara penumpang dan lingkungan di luar kendaraan.
Saat digunakan pada pagi atau sore hari, cahaya yang masuk melalui area kaca atap membuat kabin tampak lebih terbuka dibandingkan SUV dengan konfigurasi atap konvensional.
Kehadiran fitur tersebut juga memberi keuntungan dari sisi pengalaman berkendara. Dalam perjalanan wisata menuju daerah pegunungan, pantai, atau kawasan alam terbuka, penumpang dapat menikmati pemandangan dari sudut yang lebih luas.
Efek visual ini membuat perjalanan terasa lebih menarik meski kendaraan sedang berada dalam kondisi lalu lintas yang padat atau menempuh perjalanan yang cukup panjang.
Di area pengemudi, Jetour T2 i-DM dilengkapi lingkar kemudi flat bottom berlapis kulit dengan tombol multifungsi untuk mengakses berbagai pengaturan kendaraan.
Tepat di balik kemudi terdapat panel instrumen digital yang menyajikan informasi kendaraan secara teratur dan mudah dipantau selama perjalanan.
Kombinasi ini membantu pengemudi memperoleh informasi yang dibutuhkan tanpa harus kehilangan fokus terhadap kondisi jalan.
Pusat pengaturan kendaraan ditempatkan pada layar head unit berukuran besar yang tampil mengambang di bagian tengah dashboard.
Layar tersebut menjadi pusat kontrol berbagai fungsi, mulai dari hiburan hingga pengaturan mode berkendara.
Penempatannya membuat tampilan dashboard terlihat modern sekaligus memberikan kesan teknologi yang kuat di dalam kabin.
Sentuhan futuristis berlanjut pada konsol tengah yang mengusung tuas transmisi bergaya joystick dengan tampilan menyerupai kristal.
Di area yang sama terdapat kenop putar mode berkendara dengan simbol yang mudah dikenali serta wireless charger untuk mendukung kebutuhan pengguna perangkat bergerak.
Namun ada beberapa catatan pada bagian ini. Tampilan fitur di konsol tengah masih kurang mudah terlihat ketika terkena sinar matahari langsung pada siang hari.
Selain itu, akses menuju port pengisian daya kabel yang berada di bagian bawah konsol tergolong tidak terlalu mudah dijangkau dari posisi duduk pengemudi.
Jika kesan lapang di baris depan sudah terasa kuat, area penumpang belakang justru mempertegas karakter tersebut.
Legroom dan headroom yang tersedia memberikan ruang gerak yang lebih leluasa bagi penumpang.
Bahkan ketika seluruh kursi terisi, kabin tetap mampu menghadirkan kenyamanan yang mendukung perjalanan dalam durasi panjang.
Kenyamanan tersebut diperkuat oleh penggunaan jok dengan busa tebal yang memberikan penopang tubuh dengan baik.
Penumpang belakang juga mendapatkan tiga sandaran kepala, sabuk pengaman tiga titik, serta titik jangkar ISOFIX yang mendukung penggunaan kursi anak.
Dengan demikian, kendaraan ini tidak hanya berfokus pada kenyamanan, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kebutuhan keselamatan keluarga.
Untuk menunjang kenyamanan selama perjalanan, tersedia pula kisi kisi AC khusus di baris kedua beserta port pengisian daya yang dapat digunakan penumpang.
Kehadiran fitur ini membuat penumpang belakang tidak perlu bergantung pada area depan ketika ingin mengatur sirkulasi udara atau mengisi daya perangkat elektronik.
Karakter SUV petualang pada Jetour T2 i-DM juga terlihat dari bagian belakang kendaraan. Pintu bagasi menggunakan model swing yang membuka ke samping, sebuah desain yang identik dengan kendaraan bergaya jelajah.
Selain memberikan tampilan yang berbeda, model pintu ini memudahkan akses menuju ruang bagasi saat membawa berbagai perlengkapan perjalanan.
Kompartemen bagasi sendiri menawarkan area penyimpanan yang luas dan memiliki lantai rata sehingga lebih praktis saat menempatkan barang berukuran besar.
Jetour juga menambahkan sejumlah fitur pendukung seperti gantungan barang, jaring penyimpanan, serta soket listrik yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan selama aktivitas luar ruangan.
Dari sisi visibilitas, posisi duduk yang tinggi membantu pengemudi memperoleh pandangan yang baik ke arah depan.
Spion samping berukuran besar turut membantu memantau kondisi di sekitar kendaraan. Meski demikian, area pandang ke belakang cukup terbatas karena keberadaan ban serep yang terpasang di pintu bagasi.
Kondisi tersebut dapat diatasi dengan bantuan kamera 360 yang memudahkan proses parkir maupun manuver di area sempit.
Sebagai SUV plug in hybrid yang dipasarkan dengan harga Rp688 juta, Jetour T2 i-DM hadir dalam satu varian dengan lima pilihan warna.
Kendaraan ini memadukan desain tangguh, teknologi elektrifikasi, serta kenyamanan kabin yang menjadi salah satu nilai jual utamanya.
Di antara berbagai fitur yang ditawarkan, panoramic sunroof ekstra besar menjadi elemen yang paling berperan membangun suasana interior.
Fitur tersebut membuat kabin terasa lebih terbuka, lebih terang, dan lebih estetik sehingga pengalaman perjalanan bersama keluarga menjadi semakin menyenangkan.**
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Catat! 12 Spot Nobar Gratis Final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand di Tangerang Raya, Cek Lokasinya Di Sini
- 2Prediksi Skor Kosovo vs Austria di UNL, 4 Oktober 2026: Mampukah Dardanet Balas Kekalahan?
- 3Prediksi Skor Azerbaijan vs Lithuania di UNL, 4 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe di UNL, 6 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Malta vs Andorra di UNL, 4 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Dominasi?
- 6Info Lokasi Nobar Final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand di Jakarta - Bandung, Cek di Sini!
- 7Prediksi Skor Kroasia vs Spanyol di UNL, 7 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan 0-7?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Serbia di UNL, 5 Oktober 2026: Oranje Incar Kemenangan Kedua
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





