Mengapa Pelatih Persija Carlos Pena Lebih Memilih Marko Simic Dibanding Gustavo Almeida yang Dimainkan Sejak Awal Laga? Ternyata ini Alasannya

AKURAT JAKARTA - Pelatih Persija, Carlos Pena, selalu menurunkan striker asal Kroasia, Marko Simic, untuk menjadi starter di babak awal.
Sedangkan striker asal Brazil, Gustavo Almeida, diturunkan di babak kedua dalam dua pertandingan Piala Presiden 2024.
Padahal, Marko Simic belum mampu mencetak gol dalam dua pertandingan. Sementara Gustavo Almeida yang selalu diturunkan di babak kedua, telah mencetak dua gol.
Satu gol dicetak Gustavo saat Persija melawan Madura United, dan satu gol lagi dicetak saat Macan Kemayoran melawan Arema FC.
Rupanya Carlos Pena punya alasan tersendiri. Ia mengatakan, alasan dirinya lebih menurunkan Simic sejak awal pertandingan dibanding Gustavo sebagai strategi untuk menjaga kondisi pemain.
"Itu adalah strategi untuk menjaga pemain. Gustavo baru bergabung satu pekan dengan kami sebelum Piala Presiden," kata Carlos dilansir dari laman resmi Persija, Kamis (25/7/2024).
Pelatih berusia 40 tahun itu menjelaskan bahwa ajang Piala Presiden ini hanyalah pramusim, sehingga mereka harus menjaga pemain dan harus mengontrol beban mereka untuk menghindari cedera.
"Marko sudah berlatih untuk tim selama tiga pekan sehingga persiapannya lebih baik dibandingkan persiapan Gustavo. Saya perlu membagi menit main untuk memberikan yang terbaik untuk tim,” katanya.
Saat ini, mereka pun harus menjaga kondisi fisik untuk menghadapi laga ketiga yang hanya jeda satu hari dari laga kedua besok melawan tuan rumah Bali United.
Pertandingan melawan Bali United ini menjadi laga pamungkas Grup B Piala Presiden 2024 yang berlangsung di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (26/7/2024), pukul 19.30 WIB.
Carlos pun berharap, dengan kondisi sulit ini tim besutannya bisa tampil maksimal demi meraih hasil positif berupa kemenangan untuk mengamankan tiket ke semifinal.
"Persiapan pertama kami adalah mencoba untuk memulihkan kondisi kebugaran pemain sebaik mungkin, karena kemarin adalah pertandingan yang sulit," katanya.
Terakhir, ia pun mengatakan mereka akan coba untuk melakukan yang terbaik agar dapat fokus pada pertandingan besok melawan Bali United. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


