Sejarah Kelompok Pendukung Persija, Mulai VIJers, PFC hingga The Jak Mania

AKURAT JAKARTA - Para pendukung Persija Jakarta dikenal dengan nama The Jak Mania, yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah sepakbola Indonesia sejak berdiri pada 19 Desember 1997.
Namun, sejarah perjalanan kelompok The Jak Mania ini bermula dari kelompok-kelompok pendukung sebelumnya.
Sebelum Jak Mania ada, pada tahun 1976, saat Persija masih menggunakan nama Voetbalbond Indonesia Jacatra (VIJ), ada kelompok pendukung yang dikenal sebagai VIJers.
Baca Juga: Gajos Minta The Jakmania Penuhi Stadion Patriot Saat Persija Jamu RANS Nusantara FC.
Menurut catatan dari Harian Merdeka pada 13 Februari 1976, kelompok VIjers ini mencatat setidaknya memiliki 2.346 anggota aktif yang dengan penuh semangat mendukung klub Persija.
Selanjutnya, pada tanggal 29 November 1994, Persija Fans Club (PFC) didirikan di Satay House Senayan, Menteng.
Peresmian nama PSJ sendiri dilakukan oleh Ketua Umum Persija saat itu, Ir Todung Barita Lumbanraja, dengan kehadiran beberapa artis ibukota dan tokoh penting, seperti Camelia Malik, Sys NS, Harry Capri, hingga Gusti Randa.
Baca Juga: Kabar Duka, Pendiri The Jakmania Bambang Rahmatullah Akbar Meninggal Dunia
PFC menjadi kelompok pendukung yang setia mendukung Persija dalam setiap pertandingan.
PFC terus mendukung Persija bahkan ketika klub ini menghadapi kekalahan, seperti dalam laga perdana kontra Warna Agung di Stadion Cendrawasih, Jakarta Barat, pada 7 Desember 1994.
Meskipun Persija kalah dua gol tanpa balas, PFC tetap tak pernah mengendurkan dukungan mereka.
Baca Juga: Empat Perwakilan Persija Jenguk Pendiri The Jakmania Bang Bambang
Seiring berjalannya waktu, PFC berkembang menjadi The Jak Mania, yang tetap menjadi kelompok pendukung paling setia bagi Persija hingga hari ini.
Dengan dedikasi dan semangatnya, para pendukung ini terus memberikan dukungan tak tergantikan untuk klub sepakbola kebanggaan Jakarta, menjadikan Persija sebagai salah satu tim paling dicintai di Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







