Bacagub Zaki Iskandar Optimistis Jakarta Bisa Lebih Baik Usai Tak Jadi Ibu Kota Negara

AKURAT JAKARTA – Ibu kota Indonesia yang akan pindah ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur bisa menjadi langkah besar bagi Jakarta untuk mengoptimalkan potensi daerah.
Demikian disampaikan Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Jakarta dari Golkar Ahmed Zaki Iskandar atau Bang Zaki dalam keterangannya.
Setelah tidak jadi ibu kota, Jakarta akan menjadi pusat perekonomian sebagai kawasan aglomerasi bersama dengan Bogor, Depok, Tangeran, Bekasi dan Cianjur (Bodetabekjur).
Menurut Bang Zaki yang juga Ketua DPD Golkar DKI Jakarta, berbagai peluang baru, akan terbuka bagi Jakarta.
Perubahan status kota akan memberikan kesempatan besar untuk mengembangkan berbagai potensi yang belum sepenuhnya tereksplorasi.
"Ini tidak hanya akan mengurangi beban Jakarta, tetapi juga membuka peluang untuk mengoptimalkan potensi lain yang ada di Jakarta,” ujarnya.
Menurut dia, dengan pemindahan pusat pemerintahan, Jakarta dapat fokus pada pengembangan sektor ekonomi, bisnis, pendidikan dan kegiatan sosial yang lebih spesifik.
Seperti pada sektor ekonomi dapat lebih fokus pada penyediaan layanan jasa. Jakarta bisa lebih fokus menjadi pusat ekonomi dan bisnis yang lebih efisien dan inovatif.
"Pendidikan dan kegiatan sosial juga bisa mendapatkan perhatian yang lebih besar tanpa harus terganggu dengan aktivitas pemerintahan yang sangat padat,” katanya.
Lebih lanjut Bang Zaki meyakini pemindahan ibu kota dapat mengurangi kemacetan di Jakarta yang selama ini menjadi masalah serius.
“Dengan berkurangnya aktivitas pemerintahan, diharapkan lalu lintas akan lebih lancar dan efisien," katanya.
Hal ini akan berdampak positif pada produktivitas dan kualitas hidup masyarakat Jakarta.
Bang Zaki optimistis Jakarta akan terus berkembang dan beradaptasi dengan perubahan ini.
Menurutnya, perlu kolaborasi dari seluruh daerah kawasan aglomerasi agar target sebagai pusat perekonomian nasional dapat tercapai.
“Jakarta memiliki potensi besar untuk terus maju. Pemindahan ibu kota adalah peluang bagi kita semua untuk menjadikan Jakarta lebih baik dan lebih siap menghadapi tantangan masa depan."
"Dengan kerjasama dan komitmen, saya yakin kita bisa memanfaatkan peluang ini sebaik mungkin,” pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 4Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 5Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 6Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 7Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 8Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

