Jakarta

Bacagub DKI Jakarta Zaki Iskandar Persiapkan Maju Pilkada dari Jauh Hari, Punya Gelar Doktor Ilmu Pemerintahan dari IPDN

Ainun Kusumaningrum | 1 Juli 2024, 21:59 WIB
Bacagub DKI Jakarta Zaki Iskandar Persiapkan Maju Pilkada dari Jauh Hari, Punya Gelar Doktor Ilmu Pemerintahan dari IPDN

AKURAT JAKARTA - Bakal Cagub DKI Jakarta dari Partai Golkar Ahmed Zaki Iskandar mengakui sejak lama mempersiapkan diri untuk mengikuti ajang Pilkada 2024.

Bang Zaki, sapaannya mengaku, salah satu yang disiapkan dengan matang adalah kemampuan akademik di bidang ilmu pemerintahan.

Zaki yang juga Ketua DPD Partai Golkar Provinsi DKI meraih gelar doktor di Program Pascasarjana Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) pada 2023.

Baca Juga: AWAS! Jakarta Darurat Judi Online, Terbanyak Kedua di Indonesia, Cagub dari Golkar Zaki Iskandar Tawarkan Solusi ini

“Sebagai kader saya sudah mempersiapkan diri, baik secara pengalaman dan akademik di Ilmu Pemerintahan Dalam Negeri,” kata Zaki saat menerima dukungan Satkar Ulama Indonesia di Jakarta.

Zaki mengatakan, banyak orang yang menjadi saksi atas keberhasilannya mempertahankan disertasi atau tugas akhir S-3.

"Saksinya banyak kalau doktor, jadi bukan yang sekadar asal tempel saja. Alhamdulillah kuliahnya, dosennya, teman seangkatannya juga banyak,” katanya.

Baca Juga: AWAS! Jakarta Darurat Judi Online, Terbanyak Kedua di Indonesia, Cagub dari Golkar Zaki Iskandar Tawarkan Solusi ini

Tidak hanya mempersiapkan dari sisi akademik, Zaki memiliki pengalaman di bidang manajerial sebagai pemimpin.

Zaki pernah menjadi Bupati Tangerang dua periode atau 10 tahun dari 2013-2018 dan 2018-2023.

“Jadi background akademik, dan pengalaman Insyaallah mumpuni untuk menjadi birokrat atau pimpinan di Daerah Khusus Jakarta,” ucapnya.

“Nggak usah khawatir dan nggak usah malu-malu, calonnya bukan kaleng-kaleng (orang sembarangan),” kelakar Zaki.

Meski sudah menyiapkan diri dengan matang, namun dia mengaku masih ada hal yang perlu ditingkatkan.

Salah satunya adalah popularitasnya di mata masyarakat Jakarta, sehingga orang mau memilihnya saat Pilkada serentak nanti digelar.

“Masalahnya satu, belum cukup populer di Jakarta, nah itu doang, sama kagak ganjen (rutin) main di medsos. Ini problem saya, yang lain mah nggak usah makan pagi, siang, sore dan malam, kesandung batu aja ditongolin di medsos,” jelasnya.

Zaki menyadari, frekuensi dia bermain medsos memang tidak sebanyak politisi lain, hingga memiliki pengikut (Followers) yang cukup banyak.

Dibanding bermain medsos, Zaki lebih fokus bekerja menata infrastruktur dan melayani warga Kabupaten Tangerang saat menjadi Bupati.

“Namanya orang kerja, apa yang kami kerjakan itulah yang akan menjadi hasil kami. Tanpa kami gembar-gemborkan masyarakat yang pasti akan bercerita,” tuturnya.

“Jadi background dan sebagainya seperti CV untuk saat ini dianggap cukup dan juga Ketum (Airlangga Hartarto) terus memperjuangkan kader-kader Partai Golkar untuk maju di Pilkada Jakarta,” tutupnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.