Jakarta

Anak Abah Anies Bikin Gerakan Coblos 3 Paslon di Pilkada DKI, Begini Pesan Pj Gubernur Heru Budi

Yasmina Nuha | 10 September 2024, 23:27 WIB
Anak Abah Anies Bikin Gerakan Coblos 3 Paslon di Pilkada DKI, Begini Pesan  Pj Gubernur Heru Budi

AKURAT JAKARTA - Jelang perhelatan Pilkada DKI Jakarta 2024, belakangan ini ramai di media sosial terkait gerakan coblos 3 pasangan calon (paslon) yang diduga muncul dari pendukung Anies Baswedan.

Pendukung Anies atau kerap disebut Anak Abah itu melakukan gerakan tersebut lantaran kecewa terhadap para partai politik (parpol) yang tak mengusung Anies di Pilkada DKI 2024.

Dimintai pendapatnya terkait gerakan tersebut, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono enggan berkomentar banyak.

Baca Juga: Akhirnya Buka Suara, Gibran Akui Tak Tau Menahu Soal Akun Kaskus Fufufafa: Jangan Tanya Ke Saya

Heru Budi mengatakan bahwa hal ini merupakan persoalan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta.

"Itu urusannya KPU dan Bawaslu," ujar Heru di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (10/9/2024).

Namun, Heru berpesan agar para pemilih, termasuk Anak Abah yang membuat gerakan ini dapat memilih dengan baik sesuai hak pemilihnya di pencoblosan Pilkada nanti.

"Ya gunakan hak, hak sebagai pemilih dengan baik," ujarnya.

Untuk itu, Heru pun berharap agar gerakan ini tidak diteruskan lantaran warga tidak bisa menggunakan hak pilihnya dengan baik.

Sebelumnya, Juru bicara Anies Baswedan, Sahrin Hamid, angkat bicara terkait kabar gerakan coblos tiga pasangan calon (paslon) pada Pilkada 2024 di Jakarta.

Baca Juga: CATAT! Ini 12 Titik Kantong Parkir di Sekitar GBK untuk Penonton Laga Indonesia Vs Australia, Resmi Disediakan Dishub DKI

Menanggapi fenomena ini, Sahrin Hamid menilai merupakan ungkapan kekecewaan dari pendukung Anies Baswedan karena jagoannya tak berlaga di Pilkada Jakarta.

"Terkait gerakan Anak Abah. Bisa jadi itu adalah ungkapan kekecewaan pendukung Pak Anies, karena yang mereka dukung tidak ada di dalam kertas suara," kata Sahrin kepada wartawan, Jumat (6/9/2024). (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.