Benarkah Gibran Jadi Wapres Termuda di Dunia Sepanjang Sejarah Demokrasi Modern? Dilantik dalam Usia 37 Tahun, Ini Faktanya

AKURAT JAKARTA - Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto - Gibran Rakabumin Raka, baru saja dilaksanakan pada Minggu (20/10/2024) tadi siang.
Ini menjadi tonggak sejarah. Sebab, Gibran Rakabuming yang merupakan putra sulung mantan Presiden Jokowi, tercatat sebagai Wakil Presiden Indonesia termuda sepanjang sejarah.
Gibran dilantik sebagai wakil presiden Indonesia dalam usia 37 tahun 19 hari. Tercatat, ia lahir di Solo pada 1 Oktober 1987.
Baca Juga: Prediksi Skor Atletico Madrid vs Leganes di La Liga: Duel Penentu di Civitas Metropolitano
Proses Gibran hingga terpilih menjadi Wakil Presiden mendampingi Prabowo Subianto, memang penuh kontroversi. Karena batas usia cawapres sebelumnya paling muda adalah 40 tahun.
Hal ini sesuai dengan UU Pemilu No 17 Tahun 2017. Jika berpatokan pada aturan tersebut, maka Gibran tidak bisa mencalonkan atau dicalonkan sebagai Cawapres di Pilpres 2024 lalu.
Namun, aturan batas usia cawapres minimal 40 tahun tersebut, akhirnya diubah melalui Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 90 Tahun 2023.
MK yang diketuai Anwar Usman, yang merupakan adik ipar Jokowi atau paman dari Gibran, mengeluarkan putusan No 90 Tahun 2023, yang berisi bahwa usia cawapres bisa di bawah usia minimal tersebut, selama berpengalaman jadi kepala daerah tingkat kota/kabupaten atau provinsi melalui pemilu.
Gibran sendiri bisa dicalonkan sebagai Cawapres Prabowo, karena pernah menjadi Wali Kota Solo pada tahun 2021 hingga 2024.
Saat ini, Gibran menjadi Wapres ke-14 Indonesia. Ia menjadi Capres termuda. Sedangkan yang tertua adalah Ma'ruf Amin, yang terpilih jadi Wapres dalam usia 76 tahun.
Wapres Termuda di Dunia
Benarkah Gibran merupakan wakil presiden termuda yang pernah ada di dunia? Ternyata, ada Wapres yang usianya lebih muda dari Gibran saat dilantik.
Wapres termuda yang tercatat dalam sejarah dunia modern adalah Ahmed Adheeb Abdul Ghafoor.
Ia merupakah wakil presiden Wakil Presiden Republik Maladewa yang menjabat pada periode 22 Juli hingga 5 November 2015.
Ahmed Adheeb Abdul Ghafoor merupakan pria kelahiran 11 April 1982. Saat dilantik Juli 2015 lalu, usianya baru 33 tahun.
Namun terpilihnya Abdul Ghafoor tidak menyalahi konstitusi. Karena berdasarkan amandemen pertama Konstitusi 2007 oleh Majelis Rakyat Maladewa, usia kelayakan presiden dan wakil presiden berusia 30 hingga 65 tahun.
Abdul Ghafoor diangkat menjadi Wakil Presiden Maladewa, setelah Wapres sebelumnya yaitu Dr Mohamed Jameel Ahmed dimakzulkan.
Jameel Ahmed dimakzulkan karena dugaan akan mengkudeta Presiden Maladewa 2013-2018, Abdulla Yameen Abdul Gayoom.
Abdul Ghafoor diangkat menjadi Wapres Maladewa setelah didukung oleh 78 dari 85 total suara Majelis Rakyat atau MPR Maladewa.
Namun, Abdul Ghafoor tak lama menjabat Wapres Maladewa. Hanya 4 bulan saja. Pada 5 November 2015, Ghafoor dicopot dari jabatan wakil presiden lewat mosi tidak percaya.
Sebelumnya, pada 24 Oktober 2015, Ghafoor didakwa telah melakukan pengkhiatan tingkat tinggi, usai meledaknya kapal pesiar finifenmaa.
Ia dijatuhi hukuman 15 tahun. Tetapi pada 20 Mei 2019, hukuman itu dibatalkan oleh Pengadilan Tinggi Maladewa.
Namun pada tahun 2020, seperti diikutip dari Sun Siyam, Abdul Ghafoor Kembali tersangkut hukum atas tuduhan melakukan pencucian uang dan penggelapan Maldives Marketing and Public Relation Corporation.
Ia pun dijatuhi hukuman 20 tahun penjara dan denda 2 juta Rufiyaa atau sekitar Rp 2 miliar. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 3Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 8Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





