Jakarta

Kalah di Pilkada Jakarta 2024, Dharma Pongrekun Siap Bantu Pemerintahan Pramono-Rano

Yasmina Nuha | 10 Januari 2025, 15:45 WIB
Kalah di Pilkada Jakarta 2024, Dharma Pongrekun Siap Bantu Pemerintahan Pramono-Rano

AKURAT JAKARTA - Calon Gubernur Jakarta nomor urut 2, Dharma Pongrekun menanggapi terkait rencana ke depannya usai kalah dalam perhelatan Pilkada Jakarta 2024.

Dharma menegaskan bahwa dirinya siap membantu pemerintahan gubernur dan wakil gubernur terpilih, Pramono-Rano ke depan untuk kepentingan rakyat Jakarta.

"Sepanjang itu untuk kemaslahatan rakyat, saya siap 100 persen. Untuk rakyat yak. Asal jangan ngerjain rakyat ya," di Hotel Pullman, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis (9/1/2025).

Baca Juga: Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Celta Vigo, 11 Januari 2025 Dini Hari: Duel Ketat dengan Ambisi Menembus Papan Atas La Liga

Purnawirawan Polri itu mengatakan, rencana dirinya ke depan hanya ingin berbincang biasa dan memberi edukasi kepada masyarakat agar tidak dibodohi oleh sistem.

"Saya kegiatannya ngobrol-ngobrol aja. Enggak ada yang dikejar kok, saya hanya ingin masyarakat tidak dibodoh-bodohi sistem," ujarnya.

Ia mengatakan, dirinya mempunyai keinginan untuk memberikan pemikiran yang berbeda bagi masyarakat untuk kepentingan yang luas.

"Ya saya punya passion senang membuka yang selama ini orang-orang tidak tahu, karena selama ini orang hanya berpikir inbox, saya senang untuk membuka out of the box," tuturnya.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa dirinya akan mengedukasi lewat platform apa saja dan mengajak kepada siapa aja yang ingin diajak bicara.

"Ya lewat apa saja, siapa aja yang mau ajak ngomong. Intinya, lakukan yang terbaik selama tuhan masih kamu hidup," katanya.

Ia pun berpesan agar jangan sia-siakan hidup karena waktu jalan terus dan besok tidak tahu apa yang terjadi.

Sehingga, jangan pernah takut menyampaikan hal-hal baik dalam hidup supaya hidup ada artinya.

Baca Juga: Promotor Umumkan Kategori Tiket Baru Konser The Script di Jakarta dan Surabaya, Dijual Mulai 9 Januari, Segini Harganya!

"Jangan biasakan mengetahui sesuatu tapi membiarkan itu terjadi tanpa kita menyampaikannya," katanya.

"Menjadi pemimpin harus jujur dengan keadaan bangsa ini. Rakyat tidak boleh dikhianati, rakyat tidak boleh disiksa, rakyat tidak boleh dibebani," tukasnya.

Terakhir, berkaitan dengan pajak, ia berharap agar pemerintah seharusnya memampukan masyarakat bisa membayar pajak dan baru ditarik pajak. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.