Jakarta

Pangi Voxpol: Duet Prabowo-Ganjar Itu Antara Dilema dan Ilusi

Sastra Yudha | 27 September 2023, 12:23 WIB
Pangi Voxpol: Duet Prabowo-Ganjar Itu Antara Dilema dan Ilusi

AKURAT JAKARTA - Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago, menilai bahwa duet Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo dalam satu paket pasangan Capres-Cawapres, memiliki potensi untuk memenangkan pemilihan presiden dengan lebih mudah. 

Namun, wacana ini berpotensi menimbulkan kompleksitas terkait penentuan siapa calon presiden dan siapa yang akan menjadi wakilnya.

"Ini adalah persoalan rumit dan pelik, karena akan berkaitan secara langsung dengan elektabilitas partai di tengah proses pemilu yang dilakukan secara serentak," kata Pangi dalam rilis tertulis, Rabu (27/9/2023).

Baca Juga: Sejarah Jakarta: Asal Usul Kenari Dulu Tumbuh di Depan Rumah Warga

 Menurut Pangi, PDI-P tidak akan dengan mudah mengorbankan posisinya sebagai partai pemenang pemilu, demi memuluskan langkah Prabowo dan Gerindra.

Begitu pula dengan Gerindra, yang akan berusaha semaksimal mungkin untuk memenangkan Prabowo sebagai calon presiden sekaligus mengantarkan Gerindra sebagai partai pemenang Pemilu.

"Di sisi lain, jika format koalisi besar tidak terbentuk dan pada akhirnya ada tiga poros koalisi, maka hal ini akan menjadi dilema bagi kubu nasionalis, dalam hal ini PDIP dan Gerindra," jelasnya.

Sebab, lanjut Pangi, dalam  kondisi demikian maka akan membuka peluang munculnya kuda hitam, yaitu Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar. Sebab jarak elektabilitasnya dengan Ganjar Pranowo tidak terpaut terlalu jauh. 

Baca Juga: Liga Indonesia Musim 2001 Era Manis Persija dan The Jakmania

 "Merujuk data terbaru dari survei Voxpol Center menunjukkan belum ada kandidat dengan elektabilitas yang cukup meyakinkan," tegasnya.

Dalam simulasi tiga nama, Prabowo Subianto dengan elektabilitas 36,5%, Ganjar Pranowo (30,4%) dan Anies Rasyid Baswedan (26,4%). 

"Hasil survei ini menggambarkan bahwa ada potensi pemilu dilakukan dua putaran. Jika situasi  ini terjadi dan jika Anies Rasyid Baswedan berhasil masuk ke putaran kedua, peluangnya untuk menang terbuka lebar," ungkapnya.

"Karena perebutan suara di kalangan pemilih yang belum menentukan pilihan dan pergeseran suara pada putaran kedua adalah kunci kemenangan," sambungnya.

Baca Juga: Tayang Mulai Besok! Begini Alur Cerita dan Sinopsis Petualangan Sherina 2

Membaca kompleksitas ini, kata Pangi, pada akhirnya mengantarkan kita pada sebuah kesimpulan bahwa wacana duet Prabowo - Ganjar hanyalah ilusi yang sangat mustahil untuk diwujudkan. 

"Dengan kata lain, wacana ini adalah kekhawatiran yang sangat berlebihan akan potensi dan ancaman kekalahan kelompok nasionalis yang terus membayangi di depan mata," pungkasnya. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.