Sejarah Jakarta: Asal Usul Kenari Dulu Tumbuh di Depan Rumah Warga

AKURAT JAKARTA - Kenari merupakan salah satu kelurahan yang cukup populer dan strategis di Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.
Kenari pun terkenal dengan keberadaan Pasar Kenari, pasar khusus yang menjual barang-barang atau perlengkapan kelistrikan dan perbengkelan, baik produksi dalam negeri maupun luar negeri.
Setelah sempat terbakar pada tahun 1969, para pedagang kaki lima di Pasar Kenari berpindah, jadi berjualan di kios-kios pada sebuah bangunan permanen.
Jika melihat sejarah, seperti diketahui, Batavia dulu merupakan kawasan perhutanan dan perkebunan yang ditumbuhi oleh beragam jenis tanaman, mulai dari kelompok bunga hingga pepohonan.
BACA JUGA:Catat! Ini 4 Film Baru yang Akan Tayang di Bioskop Minggu Ini, Lengkap dengan Jadwal dan Sinopsisnya
Konon, di kawasan Kenari dulu banyak pohon kenari atau vulgare leenh yang tumbuh di halaman rumah masyarakat maupun di kebun-kebun.
Pohon kenari merupakan salah satu tumbuhan asli Indonesia. Pohon ini biasanya mudah dijumpai di daerah Maluku, Pulau Kangean, Bawean, Flores, Tanimbar, hingga Sulawesi.
Pohon yang tingginya bisa mencapai 4 – 5 meter dengan diamter 70 cm ini biasa tumbuh di tanah rendah sampai dataran tinggi dengan ketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut.
Pohon kenari memiliki batang yang tegak dan lurus, dengan akar papan. Pohon ini biasanya akan tumbuh subur di hutan asli dan tanah-tanah berkapur, tanah berpasir, ataupun tanah liat.
BACA JUGA: Pecinta Adrenalin Wajib Coba! Haunted Palazzo Experience Permainan Escape Room yang Menegangkan
Meski memiliki bentuk yang cukup besar dan tinggi, pohon kenari lebih dikenasi sebagai pohon penghasil biji dibandingkan penghasil kayu.
Kini, pohon kenari sudah jarang ditemui bahkan tidak ada di kawasan tersebut, karena berganti menjadi pemukiman warga dan tempat perekonomian.
Meski demikian, nama Kenari masih populer dan menjadi nama bagi kawasan tersebut hingga saat ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Nottingham Forest vs Coventry City di Premier League, 19 September 2026: Mampukah The Sky Blues Hentikan Tren Buruk?
- 2Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Premier League, 19 September 2026: Duel Ketat Dua Tim Papan Tengah di Hill Dickinson
- 3Prediksi Skor Newcastle United vs Hull City di Premier League, 19 September 2026: Misi The Magpies Bangkit dari Kekalahan Telak
- 4Prediksi Skor Stuttgart vs Borussia Dortmund di Bundesliga, 19 September 2026: Bisakah Die Roten Hentikan Laju BVB?
- 5Prediksi Skor Celta Vigo vs Racing Santander di La Liga, 19 September 2026: Mampukah Los Celestes Raih Kemenangan Perdana?
- 6Prediksi Skor Venezia vs Lazio di Serie A, 20 September 2026: Mampukah Biancocelesti Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Deportivo Alaves di La Liga, 19 September 2026: Mampukah Los Leones Balas Kekalahan Musim Lalu?
- 8Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Ligue 1, 20 September 2026: Duel Ketat Dua Tim Belum Terkalahkan
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



