Ini Harapan Bang Zaki Setelah Jakarta Berganti Status Menjadi DKJ

AKURAT JAKARTA - Status Jakarta sebagai Daerah Khusus Ibu Kota (DKI), akan berganti menjadi Daerah Khusus Jakarta (DKJ) mulai 2024 mendatang.
Ketua DPD Golkar DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar pun menyampaikan pesan dan harapannya bagi Jakarta setelah berganti status menjadi DKJ.
Sebagai informasi, status Jakarta sebagai ibu kota akan dicabut seiring dengan pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur.
Hal ini berdasarkan pada UU Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Nusantara.
"Harapannya sebagai pusat ekonomi dan bisnis Indonesia, Jakarta terus berkembang," katanya, Kamis (2/11/2023).
Baca Juga: Tingkatkan Sinergi, Bang Zaki Bersilaturahmi dengan 1500 Relawan dan Caleg Golkar di Dapil 10
Selain itu, ia berharap, kedepannya bisa menciptakan peluang dan lapangan kerja baru bagi masyarakat.
"Kemudian bisa menyediakan peluang-peluang usaha dan lapangan pekerjaan bagi masyarakatnya," ungkap Bang Zaki, sapaan akrabnya.
Lanjut Bang Zaki, dalam mewujudkan mimpi atau harapan tersebut, perlu peran serta pemuda di dalamnya, tak bisa hanya menjadi penonton saja.
Pemuda harus lebih kreatif dan inovatif demi menggerakkan roda perekonomian dan bisnis di Jakarta, pada saat ini maupun setelah berganti setelah berganti status menjadi DKJ.
"Pemuda di Jakarta khususnya, harus lebih produktif, lebih inovatif lebih kreatif lagi dalam rangka membangkitkan dan menggairahkan perputaran roda ekonomi di Jakarta," imbuhnya.
"Kita harus bisa berperan di sana, tidak hanya sebagai penonton tapi juga mengambil peran untuk menjadi penggiat dan penggerak perekonomian," tutup Bang Zaki.
Sebelumnya, penggantian status Jakarta menjadi DKJ setelah ibu kota berpindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN) dibahas dalam rapat internal yang digelar oleh Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin beberapa waktu lalu.
Rapat internal itu diikuti dan dihadirivbeberapa menteri Kabinet Indonesia Maju hingga Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono.
Rapat internal tersebut membahas terkait Rancangan Undang-undang (RUU) Daerah Khusus Jakarta (DKJ). (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 5Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 6Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 7Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 8Prediksi Skor Hungaria vs Ukraina di UNL, 26 September 2026: Duel Ketat di Budapest
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








