Jakarta

Bang Zaki dan Riza Patria Salam Komando, Isyarat untuk Pilgub DKI Jakarta 2024? Begini Penjelasannya

Sastra Yudha | 18 April 2024, 20:30 WIB
Bang Zaki dan Riza Patria Salam Komando, Isyarat untuk Pilgub DKI Jakarta 2024? Begini Penjelasannya

AKURAT JAKARTA - Beredar luas di media sosial sebuah video yang menunjukkan salam komando antara Ketua DPD Golkar DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar, dengan Ketua DPD Gerindra Jakarta, Ahmad Riza Patria.

Kedua tokoh Betawi ini, Ahmed Zaki dan Riza Patria, disebut-sebut akan berpasangan dalam pemilihan gubernur (Pilgub) DKI Jakarta yang akan digelar November 2024 mendatang.

Apalagi, keduanya sudah menemukan kecocokan saat memimpin tim kampanye daerah (TKD) Prabowo-Gibran di Jakarta.

Baca Juga: 3 Tahun Mendekam di Penjara Karena Kasus Penipuan, Putri Nia Daniaty Akhirnya Bebas

Bang Zaki adalah Ketua TKD Prabowo-Gibran DKI Jakarta, sedangkan Riza Patria merupakan sekretarisnya. Maka, keduanya akan kembali bekerja untuk Jakarta.

Dalam video tersebut terdengar Zaki mengucapkan terima kasih kepada warga Jakarta yang sudah berpartisipasi dalam Pemilu 2024.

"Mengucapkan banyak terima kasih untuk warga Jakarta yang telah berpartisipasi dalam proses pemilihan presiden dan pemilu legislatif sehingga berjalan dengan lancar, aman, damai, dan demokratis," kata Zaki.

Pernyataan Zaki itu disambut Riza Patria yang mengatakan bahwa suara Prabowo-Gibran sebesar 41,9% untuk wilayah DKI Jakarta.

Ahmed Zaki kemudian salam komando dengan Riza Patria. Zaki menyebut siap kembali bekerja untuk Jakarta. Kemudian disambut oleh mantan Wagub DKI Jakarta, Riza Patria.

"Yuk kita kerja lagi untuk Jakarta, Bro," ujar Zaki.

"Oke gas," imbuhnya.

Baca Juga: Dishub DKI Jakarta Kaji Usulan Kenaikan Tarif Bus Transjakarta yang Tak Berubah Sejak Tahun 2007

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto telah memberikan dukungan kepada Ahmed Zaki untuk maju calon gubernur di Pilkada DKI 2024.

Atas mandat tersebut, Ahmed Zaki mengaku siap menerimanya. "Kalau bicara kesiapan, sebagai kader partai saya harus siap terus," katanya.

Zaki mengungkap pengalamannya di pemerintahan saat menjabat bupati Tangerang selama dua periode. Selain itu, dia juga pernah berkiprah di legislatif sebagai anggota DPR RI.

"Poinnya begini, sebagai pimpinan daerah saya punya rekam jejak di Kabupaten Tangerang dua periode. Sebagai anggota DPR RI pun, saya juga punya rekam jejak di tahun 2009-2012," kata Zaki.

"Ini yang kemudian menjadi CV saya di Partai Golkar untuk kemudian dicalonkan di Provinsi DKI Jakarta," sambungnya.

Baca Juga: 8 Langkah Mencegah Depresi, Nomor Terakhir Sebenarnya Ringan, tapi Bisa Terasa Berat untuk Dijalankan

Sementara Riza Patria mengatakan bahwa video itu dibuat berdasarkan posisi keduanya yang sama-sama di TKD Prabowo-Gibran DKI Jakarta.

"Kemarin kan kita, Pak Zaki sebagai ketua TKD, tim kampanye daerah Prabowo-Gibran Provinsi DKI Jakarta. Kita menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh partai koalisi yang ada di Jakarta, relawan, simpatisan dan seluruh warga Jakarta, atas kemenangan Prabowo-Gibran di DKI Jakarta," kata Riza.

Riza pun mengaku belum ada pembahasan terkait Pilgub DKI Jakarta. "Sampai hari ini belum bahas itu (Pilkada DKI). Saya sendiri, patuh dan taat pada keputusan partai. Terkait Pilpres, Pilkada, Caleg itu menjadi keputusan DPP Partai Gerindra," kilahnya.

Riza menegaskan, semua kader partai Gerindra harus siap jika ditempatkan dalam posisi apa pun oleh partai, termasuk kursi Gubernur DKI Jakarta. Namun, kader Partai Gerindra sudah ditekankan sejak awal untuk tidak meminta-minta jabatan.

"Setiap kader itu siapapun di Partai Gerindra, kami tidak terbiasa minta-minta. Tapi sebagai kader harus siap ditempatkan di mana saja," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.