Golkar DKI Dukung Zaki Iskandar untuk Cagub Jakarta, Pengamat: Ridwan Kamil Lebih Tepat untuk Jawa Barat

AKURAT JAKARTA - Dalam menghadapi Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta, DPP Partai Golkar menyiapkan tiga kader terbaiknya.
Ketiganya adalah Ketua DPD Golkar DKI, Ahmed Zaki Iskandar dan Wakil Ketua DPP Golkar, Ridwan Kamil dan Erwin Aksa.
Namun kader Golkar Jakarta lebih condong ke Ahmed Zaki Iskandar. Pria yang akrab disapa Bang Zaki ini dinilai lebih tepat untuk memimpin Jakarta ke depan.
Namun kader Golkar Jakarta lebih condong ke Ahmed Zaki Iskandar. Pria yang akrab disapa Bang Zaki ini dinilai lebih tepat untuk memimpin Jakarta ke depan.
Baca Juga: Sejarah Bung Karno Ragu dengan Kapasitas Ali Sadikin, Dibuktikan dengan Kerja Nyata Bangun Kota Jakarta
Hal tersebut tak lepas dari pengalaman dan prestasi mantan Bupati Tangerang dua periode, tahun 2013 - 2023 ini.
Ketua Harian DPD Golkar Provinsi DKI Jakarta, Judistira Hermawan, mengatakan bahwa sosok Bang Zaki sangat ideal untuk memimpin Jakarta ke depan, terutama dengan Jakarta yang akan bergabung dalam daerah aglomerasi bersama Bodetabekjur.
"Kami kader Golkar di Jakarta akan terus mensosialisasikan prestasi-prestasi beliau sebagai pemimpin daerah selama dua periode di Kabupaten Tangerang. Bang Zaki semakin relevan untuk memimpin Jakarta ke depan, karena jadi kawasan aglomerasi" ujarnya, Sabtu (20/4/2024).
Meskipun demikian, Judistira menegaskan bahwa keputusan akhir mengenai Cagub Jakarta merupakan kewenangan DPP Golkar.
Diketahui, DPP Golkar telah menugaskan Ridwan Kamil, Ahmed Zaki, dan Erwin Aksa untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat.
"Sudah ada penugasan dari DPP Partai Golkar untuk calon Gubernur DKI Jakarta, yaitu Bang Zaki, Ridwan Kamil, dan Erwin Aksa. Semua ini masih dalam proses. Nanti DPP yang akan memutuskan," pungkasnya.
Baca Juga: Sosok Suwiryo, “Gubernur” Pertama Jakarta yang Ternyata Bukan Asli Betawi
"Kalau di Jabar, bisa dikatakan Ridwan Kamil sudah punya pengalaman, kenal medan dan masyarakat. Masyarakat di Jabar juga lebih kenal dan tahu kinerja Kang Emil. Jadi, peluang terpilih lebih besar," kata Yusa.
Selain itu, lanjut Yusa, pria yang akrab disapa Kang Emil tersebut tidak memiliki banyak kompetitor bila bertarung di Pilkada Jabar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1POTRET BERINGIN JAKARTA: Dari Pengurus Pokja ke Pimpinan DPRD, Basri Baco Targetkan 13 Kursi dan Tiket Cagub DKI
- 2Prediksi Skor Schalke 04 vs RB Leipzig di Bundesliga, 31 Oktober 2026: Misi Sulit Royal Blues Menghentikan Dominasi Die Roten Bullen
- 3Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 4Prediksi Skor Levante vs Atletico Madrid di La Liga, 31 Oktober 2026: Ambisi Los Colchoneros Kudeta Puncak Klasemen
- 5Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 6Prediksi Skor Augsburg vs Freiburg di Bundesliga, Sabtu 31 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Hentikan Tren Negatif?
- 7Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 8Prediksi Skor Bayer Leverkusen vs Stuttgart di Bundesliga, 31 Oktober 2026: Mampukah Die Werkself Pertahankan Rekor Sempurna?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

