Jakarta

Hadiri Pertemuan 'Ta'aruf Politik' di PKB, Zaki Iskandar Berharap Didukung Muhaimin Untuk Maju Pilkada Jakarta 2024

Fadhil Dhuha Rizqullah | 2 Mei 2024, 19:42 WIB
Hadiri Pertemuan 'Ta'aruf Politik' di PKB,  Zaki Iskandar Berharap Didukung Muhaimin Untuk  Maju Pilkada Jakarta 2024

AKURAT JAKARTA - Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak akan digelar November 2024. Sejumlah bakal calon pun melakukan penjajakan ke partai politik.

Seperti yang dilalukan dua kader Partai Golkar ini: mantan Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany dan mantan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar.

Keduanya mengikuti forum 'Taaruf Politik' yang digelar Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, bersama calon kepala daerah (Cakada).

Ta'aruf politik tersebut diadakan DPP PKB di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Selatan, pada Kamis (2/5/2024) hari ini.

Baca Juga: Perlu Bangga? Jakarta Masuk ke Dalam 20 Kota dengan Jumlah Miliarder Terbanyak Tahun 2024

Diketahui, Airin merupakan bakal calon Gubernur Banten dari Partai Golkar. Sedangkan Zaki Iskandar merupakan calon gubernur Jakarta dari Partai Golkar.

Ditemui usai acara, Ahmed Zaki Iskandar mengungkapkan bahwa kehadirannya di acara PKB adalah untuk mendaftarkan diri maju sebagai bakal calon gubernur Jakarta bersama PKB.

Zaki pun mengungkap sejauh ini baru PKB partai yang menjadi tempatnya mendaftar di luar Golkar sebagai partainya.

Bang  Zaki Iskandar mengucapkan terima kasih kepada PKB sebagai mitra Golkar di Jakarta. Ia menyebutkan,  persyaratan 22 kursi DPRD sebagai alasan utama untuk berkoalisi.

"Saya mengucapkan terima kasih, karena PKB juga mitra kita di Jakarta. Golkar dengan perolehan kursi di Pemilu 2024, tentu saja harus bermitra dengan partai lain, agar persyaratan 22 kursi itu bisa tercapai," ujarnya kepada wartawan, Kamis (2/5/2024).

Dia mengaku tidak masalah jika harus bersaing dengan bakal calon Gubernur Jakarta dari internal PKB, yaitu Ida Fauziyah.

Baca Juga: Begini Batas Wilayah Jakarta Usai Tak Jadi Ibu Kota Negara

Dia mengatakan bahwa adanya beberapa nama bakal calon di sebuah partai merupakan hal yang wajar.  Golkar sendiri memiliki tiga nama bakal calon untuk Pilgub Jakarta.

"Dalam Golkar ada tiga nama, bukan saya saja. Ada Ridwan Kamil, ada juga Erwin Aksa. Jadi kita sedang bekerja untuk meningkatkan popularitas, dengan opsi A, opsi B, opsi C," jelas Bang Zaki. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.