Berbagai Kelompok Masyarakat Berharap Ridwan Kamil Memimpin Jakarta dengan Menomorsatukan Fakir Miskin

AKURAT JAKARTA - Berbagai kelompok masyarakat berharap Calon gubernur Jakarta nomor urut 1 Ridwan Kamil dapat menomorsatukan kepentingan fakir miskin dan kelompok rentan.
Salah satunya, kelompok Buddhis mendoakan agar Kang Emil terus melanjutkan kebijakan yang mengayomi semua kelompok sosial, etnis, dan agama yang beragam, seperti saat dia memimpin kota Bandung dan provinsi Jawa Barat.
“Nasihat orang tua saya, mendahulukan kepentingan fakir miskin. Menjadi pemimpin yang memutus kemiskinan struktural dan mengangkat derajat mereka. Kuncinya ada di pembukaan lapangan kerja dan peningkatan skill,” kata Ridwan Kamil di tengah kunjungan ke Vihara Dharma Bakti di kawasan Glodok, Jakarta Barat, Jumat (15/11/2024).
Baca Juga: Berikut Tempat Nobar Timnas Indonesia vs Jepang di Jogja, Semarang hingga Solo
“Komitmen pasangan RIDO membuka 1 juta lapangan pekerjaan. Ada yang sektor formal kantoran, informal seperti UMKM, dan juga yang padat karya. Jika skill terbatas, kita dorong untuk ke arah yang padat karya, dan kita amati. Bisa saja ada skill yang dikembangkan tapi selama ini tidak pernah mendapat kesempatan,” tambahnya.
Sembari memenuhi undangan kelompok pemuda Buddhis, calon gubernur nomor urut satu berkeliling dan menyapa warga. Ridwan Kamil menyempatkan berbincang dengan lansia, pedagang toko, tokoh masyarakat, dan bahkan bercanda sejenak dengan anak-anak kecil.
“Membangun kota artinya membangun warganya. Percuma kalau cuma gedung-gedung mentereng tapi banyak warga yang kesusahan. Kita perlu kebijakan-kebijakan afirmatif untuk kelompok lemah. Perutnya harus terisi. Anak-anaknya harus bisa bersekolah, biar generasi berikutnya bisa hidup lebih baik,” ujarnya.
Baca Juga: Baru Ada Satu SLB Curug di Kabupaten Tangerang, Intan Nurul Hikmah Janji Akan Tambah Dua Lagi
Menurut RK, bagi yang sudah lanjut usia, pihaknya akam jemput bola datangkan dokter biar mereka enggak repot ke faskes. Anak sekolah nanti juga menemani kelompok lansia, jadi generasi sebelum kita tidak merasa kesepian saat memasuki usia senja.
"Kelompok difabel juga perlu kebijakan khusus. Sering kali mereka punya skill, tapi tidak bisa dioptimalkan karena kesempatannya terlalu sedikit,” kata Ridwan Kamil.
Siang itu, di wihara Dharma Bakti Petak Sembilan, kelompok Buddhis mendoakan agar Ridwan Kamil terus bisa menjadi pemimpin yang mengayomi seluruh kalangan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


