DPD Golkar DKI Komitmen Tertibkan Atribut, Ketua Ahmed Zaki: Jaga Estetika Kota dan Cari Cara Kampanye Baru

AKURAT JAKARTA - Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar, menegaskan komitmennya untuk mendukung penataan atribut partai politik di ruang publik demi menjaga estetika dan ketertiban Kota Jakarta.
Hal tersebut disampaikan Zaki dalam pertemuan bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) serta Satpol PP DKI Jakarta di Kantor DPD Golkar DKI Jakarta, Selasa (14/4/2026).
Zaki mengakui bahwa sejumlah titik di Jakarta memang tidak layak digunakan untuk pemasangan atribut karena berpotensi membahayakan, seperti jembatan penyeberangan orang (JPO), flyover, hingga jalan arteri.
Baca Juga: Terima Kunjungan Kesbangpol, DPD Golkar DKI Sepakat Tata Atribut Partai demi Estetika Jakarta
"Beberapa titik itu memang dilarang, seperti JPO, flyover, bahkan jalan besar yang melintasi arteri. Itu riskan dan harus kita hindari," ujar Zaki.
Menurutnya, Golkar Jakarta memahami pentingnya menjaga wajah kota, terlebih Jakarta tengah diarahkan menjadi kota global yang lebih tertib dan modern.
Sebagai bentuk komitmen, Zaki mengungkapkan bahwa pihaknya tidak hanya memperhatikan pemasangan atribut, tetapi juga proses pencopotannya.
Bahkan, pihaknya telah menyiapkan mekanisme dan pembiayaan khusus agar atribut yang dipasang dapat diturunkan kembali sesuai aturan.
"Kami sudah mulai siapkan, bukan hanya biaya pasang, tapi juga biaya copot. Bahkan material seperti bambu juga harus dikembalikan. Itu bagian dari upaya menjaga kebersihan dan estetika," katanya.
Meski demikian, Zaki juga menyoroti tantangan yang dihadapi partai politik dalam beradaptasi dengan metode kampanye yang lebih modern, seperti penggunaan videotron.
Ia menjelaskan bahwa videotron memiliki keterbatasan, terutama dari sisi durasi tayang yang singkat serta biaya yang relatif lebih tinggi dibandingkan atribut konvensional seperti baliho dan spanduk.
"Videotron ini bukan tidak diminati, tapi ada pertimbangan. Durasinya terbatas, mungkin hanya 30 detik atau satu menit, lalu berganti. Berbeda dengan baliho yang bisa terlihat terus," ujarnya.
Karena itu, lanjut Zaki, pihaknya tengah mencari pendekatan baru dalam menyampaikan pesan politik kepada masyarakat, termasuk memanfaatkan berbagai kanal komunikasi yang lebih efektif namun tetap sejalan dengan aturan yang berlaku.
"Kami akan siasati bagaimana cara menyampaikan informasi kepada masyarakat dengan cara-cara baru, tanpa mengabaikan estetika kota," ucapnya.
Lebih lanjut, mantan Bupati Tangerang dua periode itu menegaskan bahwa Partai Golkar akan mengikuti setiap aturan yang ditetapkan pemerintah, selama diterapkan secara adil kepada seluruh partai politik.
"Kami pasti tunduk pada aturan. Yang penting jangan ada standar ganda dalam penerapannya," tegasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di UNL, 27 September 2026: Mampukah The Falcons Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





