Jakarta

Jabat Ketua Partai Golkar DKI Jakarta, Pengamat Sebut Zaki Iskandar Paling Berpeluang Maju Pilgub 2024, Tapi Ini Tantangan Terbesarnya

Fadhil Dhuha Rizqullah | 19 April 2024, 21:51 WIB
Jabat Ketua Partai Golkar DKI Jakarta, Pengamat Sebut Zaki Iskandar Paling Berpeluang Maju Pilgub 2024, Tapi Ini Tantangan Terbesarnya


AKURAT JAKARTA - Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar, berpeluang besar maju dalam pemilihan gubernur (Pilgub) DKI Jakarta akhir 2024 ini.

Hal tersebut disampaikan pengamat politik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Profesor Lili Romli, saat dihubungi pada Jumat (19/4/2024).

Profesor Lili Romli menilai, Zaki Iskandar memiliki peluang besar maju Pilgub DKI, mengingat posisinya sebagai Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta.

"Sebagai ketua partai, dia sudah memiliki modal politik yang kuat," katanya. 

Baca Juga: BERSIAPLAH! Sleman Temple Run Bakal Digelar Awal September 2024, Lomba Lari Mengitari Candi Prambanan, Simak Info Selengkapnya

Apalagi, lanjutnya, Zaki Iskandar memiliki pengalaman yang cukup di eksekutif dan legislatif.

Pria yang akrab disapa Bang Zaki ini pernah menjabat Bupati Tangerang selama dua periode, 2013-2023.

Bang Zaki juga pernah menjadi anggota DPR-RI dari Partai Golkar, pada periode tahun 2009 - 2014. 

Namun demikian, lanjut Profesor Lili, tantangan terbesar Bang Zaki adalah tingkat popularitas dan elektabilitasnya.

Sebab, selama ini Partai Golkar dalam menentukan kandidat calon kepala daerah, cenderung mempertimbangkan faktor elektabilitas ini.

"Sejauh mana popularitas dan elektabilitasnya, tinggi atau rendah, ini yang menjadi tantangan besar bagi Pak Zaki," tegasnya.

Baca Juga: Mahalini Bakal Goyang DBL Festival 2024 di Mall Kota Kasablanka Akhir April Ini, Saksikan Juga Atraksi Dunk dari Team Flight Brothers

Profesor Lili Romli menyebut, masih ada waktu bagi Zaki Iskandar untuk memperbaiki posisi popularitas dan elektabilitasnya, melalui kerja-kerja politik yang gigih dan terencana.

"Jika kerja politik mampu meningkatkan popularitas dan elektabilitasnya, maka akan membawa dampak positif dalam negosiasi dengan partai politik," tutup Profesor Lili. (*)



Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.