9 Alasan Mengapa Wantim Golkar Rekomendasikan Zaki Iskandar Jadi Bacagub Jakarta 2024, Simak Selengkapnya

AKURAT JAKARTA - DPP Partai Golkar telah menugaskan tiga kader terbaiknya untuk mempersiapkan diri menjadi bakal calon gubernur (Bacagub) DKI Jakarta 2024.
Ketiganya adalah Wakil Ketua Umum DPP Ridwan Kamil, Ketua DPD Golkar Jakarta Ahmed Zaki Iskandar, dan Wakil Ketua DPP Erwin Aksa.
Namun, Dewan Pertimbangan (Wantim) DPD Golkar DKI Jakarta secara resmi memilih dan merekomendasikan Ahmed Zaki Iskandar atau Bang Zaki sebagai Bacagub Jakarta 2024 dari Golkar.
Anggota Wantim Golkar Jakarta, Muhammad Uncu Natsir, mengatakan bahwa pihaknya merekomendasikan Zaki Iskandar sebagai Bacagub Jakarta karena berbagai alasan dan pertimbangan yang matang.
Dari catatan redaksi Akurat, setidaknya ada sembilan alasan yang mendasari Wantim Golkar memutuskan merekomendasikan Zaki Iskandar sebagai Bacagub Golkar untuk Pilkada Jakarta 2024.
1. Berhasil Meningkatkan Perolehan Kursi Fraksi Golkar di DPRD DKI
Di bawah kepemimpinan Zaki Iskandar, Partai Golkar berhasil menambah perolehan kursi di DPRD DKI Jakarta.
"Dari yang awalnya enam orang menjadi 10 orang pada Pileg 14 Februari 2024 lalu. Ini kenaikan yang signifikan di bawah kepemimpinan Bang Zaki," ujar Uncu.
Dengan perolehan suara itu menjadikan Golkar partai pemenang kelima di Jakarta, menggeser posisi PAN. Sehingga Golkar berhak atas kursi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta periode 2024-2029.
2. Berpengalaman di Eksekutif dan Legislatif
Zaki Iskandar merupakan mantan Bupati Tangerang dua periode dan pernah menjadi anggota DPR RI tahun 2009-2013.
Dengan pengalamannya di lembaga eksekutif dan legislatif, Zaki dianggap memiliki kematangan menjadi seorang pemimpin.
3. Berpendidikan Ilmu Pemerintahan
Zaki Iskandar menyelesaikan Pendidikan S2 dan S3 di bidang ilmu pemerintahan. Gelar Magister dan Doktor Bang Zaki diraih dari Program Pascasarjana Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).
Bang Zaki meraih gelar doktor dalam Ilmu Pemerintahan di Program Pascasarjana IPDN lulus tahun 2023 lalu.
Ia dinyatakan lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) akhir 3,81 atau Sangat Memuaskan.
"Dari segi hal pendidikannya, beliau (Zaki) ini mengenyam pendidikan Ilmu Pemerintahan untuk S-2 dan baru saja selesai S-3 di Ilmu Pemerintahan. Artinya, kalau kita lihat calon-calon yang sekarang ini kan pengetahuan kepemerintahannya itu secara politik kita semua bisa tahu," jelasnya.
Baca Juga: Intip 10 Ide Jika Ingin Jualan Mie Ayam Bakso Rumahan, Biar Gak Sama dengan Warung Lain
4. Sukses Sebagai Ketua DPD Golkar dan TKD Prabowo-Gibran di Jakarta
Tak hanya sukses sebagai Ketua Golkar DKI dengan Raihan 10 kursi DPRD, Zaki Iskandar yang juga Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran ini bisa membawa kemenangan saat ajang Pilpres di Jakarta.
Meski, kemenangannya cukup tipis dengan paslon nomor urut 01 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, tapi kemenangan yang dibawa Zaki menunjukkan kepiawaiannya dalam memimpin suatu organisasi.
5. Pekerja Keras dan low profile
Diakui Uncu, popularitas Zaki di masyarakat memang masih rendah. Hal ini berkaca pada sosok Zaki yang sederhana atau low profile, namun pekerja keras.
"Beliau ini pekerja keras, betul-betul pekerja keras. Tapi orangnya memang low profile," ujarnya.
6. Putra daerah, Betawi asli kelahiran Tangerang
Ahmed Zaki Iskandar lahir di Tangerang, 14 Desember 1973. Ayahnya bernama Ismet Iskandar merupakan tokoh Betawi Tangerang yang juga pernah menjabat Bupati Tangerang selama dua periode.
7. Punya keunggulan dalam komunikasi dengan partai lain
Karena Golkar hanya punya 10 kursi di DPRD DKI Jakarta, maka harus berkoalisi dengan partai lain.
Bagi Zaki Iskandar, ini bukanlah masalah. Sebagai ketua DPD Golkar Jakarta, Zaki Iskandar mempunyai komunikasi yang sangat baik dengan semua pimpinan partai di Jakarta.
"Malah saat maju di Pilkada Tangerang periode kedua, semua partai mengusung beliau. Sehingga lawan kotak kosong," terang Jojo.
8. Kader Golkar tulen yang meniti karir dari bawah
"Beliau ini memulai karir politik di Golkar benar-benar dari bawah. Istilahnya dari nol di Golkar. Kader tulen ini," kata Jojo.
Zaki Iskandar pernah menjabat Wakil Bendahara DPP MKGR, Bendahara Pengurus Pusat AMPG. Ketua DPD Partai Golkar Kab. Tangerang, dan Ketua DPD Partai Golkar Prov. DKI Jakarta.
Baca Juga: Dibuka Hari Ini, Lowongan Kerja Maskapai Emirates di Jakarta, Lulusan SMA Bisa Mendaftar
9. Meraih banyak prestasi saat memimpin daerah penyangga Jakarta.
Selama 2 periode menjabat Bupati Tangerang, banyak prestasi dan penghargaan yang diraih Zaki Iskandar.
Di antaranya, pembangunan sarana prasarana di bidang pendidikan, olahraga, dan kesehatan meningkat sangat drastis di Kabupaten Tangerang.
Seperti program sanitasi di sekolah dan pesantren. Seluruh sekolah negeri di wilayah Tangerang memiliki toilet yang bersih dan layak pakai.
Begitu juga di Ponpes, program sanitasi berbasis pondok pesantren menjadi program unggulan yang kemudian program-program ini direplikasi oleh kementerian terkait.
Di bidang kesehatan, Zaki menambah dua rumah sakit umum daerah (RSUD), sehingga ada tiga RSUD di satu Kabupaten Tangerang. Satu-satunya di Indonesia, ada tiga RSUD di satu kabupaten/kota.
Bahkan di RSUD Tangerang ini jadi satu-satunya RSUD di Indonesia yang sudah bisa melakukan operasi bedah jantung terbuka.
Satu hal monumental yang tak kalah dibanding prestasi lainnya adalah mewujudkan Kampung Nelayan Ketapang di Kecamatan Mauk yang menjadi role model pembangunan pemukiman nelayan secara internasional dari PEMSEA.
Kampung nelayan ini dibangun secara terintegrasi, bukan saja melalui pembangunan infrastruktur tapi juga pembangunan ekonomi kemasyarakatan dan konservasi mangrove di sana.
Di bidang olahraga, Zaki telah membangun 29 stadion mini yang ada di setiap kecamatan.
Di bidang penyelenggara pemerintahan, Kabupaten Tangerang di Bawah kepemimpinan Zaki Iskandar meraih WTP dari BPK 10 tahun berturut-turut.
"Pokoknya rugi kita kalau nggak mengusung beliau menjadi pemimpin Jakarta," pungkas Uncu. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 2Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 3Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 4Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 5Prediksi Skor Mainz 05 vs Bayer Leverkusen di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Duel Sengit di Mewa Arena
- 6Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di La Liga, 10 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Rekor Buruk?
- 7Prediksi Skor Genoa vs Fiorentina di Serie A, 10 Oktober 2026: Mampukah Rossoblu Mengakhiri Tren Buruk di Kandang?
- 8Prediksi Skor Augsburg vs Bayern Munich di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Akankah Tuan Rumah kembali Kejutkan Die Roten?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


