Jakarta

Bang Zaki Sebut Jakarta Butuh Pemimpin yang Berupaya Nyata Atasi Kemacetan, Berikut Stratagi yang Ditawarkan

Ainun Kusumaningrum | 6 Juni 2024, 10:53 WIB
Bang Zaki Sebut Jakarta Butuh Pemimpin yang Berupaya Nyata Atasi Kemacetan, Berikut Stratagi yang Ditawarkan

AKURAT JAKARTA – Bakal Calon Gubernur (Bacagub) DKI Jakarta Ahmed Zaki Iskandar menegaskan Jakarta membutuhkan pemimpin yang memiliki upaya nyata dalam mengatasi kemacetan.

Menurut dia, mendapatkan pemimpin di atas adalah hadiah terbaik bagi ibu kota yang akan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-497 pada 22 Juni mendatang.

Mengingat, ujar Ketua DPD Golkar DKI Jakarta tersebut, Jakarta merupakan pusat kegiatan ekonomi nasional.

Baca Juga: Besok Timnas Indonesia U-20 Lawan Ukraina di Touloun Cup 2024, Manajer Zaki Iskandar Minta Doa dan Dukungan untuk Kemenangan Garuda Muda

“Jakarta adalah sentral untuk berbagai kegiatan, sehingga traffic sangat padat pada jam-jam sibuk tidak bisa dihindari. Pergerakan manusia dan barang di kota ini sangat tinggi,” kata Bang Zaki dalam keterangannya.

Sejumlah strategi telah disiapkan untuk menangani masalah kemacetan. Salah satunya adalah dengan memperkuat transportasi publik.

“Kami terus mendorong peningkatan kapasitas dan kualitas transportasi publik, termasuk memperluas jaringan TransJakarta dan MRT,” ujarnya.

Baca Juga: Golkar Hati-hati Tentukan Cagub DKI Jakarta, Bang Zaki: Kami Memiliki Perhitungan yang Realistis dan Politis

Untuk mengurangi kemacetan, Bang Zaki juga menekankan pentingnya koordinasi antar pemerintah daerah dengan pemerintah pusat terkait pembangunan transportasi publik.

Upaya lain yang disebut Zaki adalah pengaturan ulang zonasi parkir serta peningkatan penggunaan teknologi dalam manajemen lalu lintas.

“Penggunaan teknologi seperti traffic management system dan penerapan Electronic Road Pricing (ERP) akan dioptimalkan untuk mengurangi volume kendaraan di jalan-jalan utama,” jelasnya.

Bang Zaki juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung upaya pemerintah ini.

“Kesadaran dan disiplin masyarakat sangat diperlukan. Kami mengajak semua warga Jakarta untuk beralih menggunakan transportasi publik dan mematuhi aturan lalu lintas,” katanya.

Dia meyakini bahwa dengan kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, kemacetan di Jakarta dapat diatasi.

“Kita semua memiliki peran penting dalam upaya ini. Bersama-sama, kita bisa membuat Jakarta menjadi kota yang lebih layak huni dan membanggakan,” pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.