Jakarta

Harga di Pasar Cipinang Belum Stabil, Koperasi Minta Beras SPHP Digelontorkan Masif

Ainun Kusumaningrum | 18 September 2023, 17:50 WIB
Harga di Pasar Cipinang Belum Stabil, Koperasi Minta Beras SPHP Digelontorkan Masif

AKURAT.CO - Untuk menjaga harga beras di pasaran tetap stabil Perum Bulog diminta menggelontorkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) secara masif di pasar-pasar.

Hal itu dikatakan Ketua Koperasi Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) Zulkfili Rasyid.

"Langkah yang tepat itu ya gelontorkan beras sebanyak mungkin. Orang minta 10 kasih 20, minta 100 kasih 200," kata Zulkifli dilansir dari Antara.

Baca Juga: Hendak Mencari Kerja di Kota Tangerang, Gadis 24 Tahun Diperkosa Teman

Sebelumnya, pedagang bernama Arianto menyebutkan harga beras jenis medium per Senin di Pasar Induk Beras Cipinang menyentuh kisaran Rp12.800-Rp13.000.

"Harga beras masih belum stabil, terutama yang jenis medium. Kisarannya Rp12.800 sampai Rp13.000," ujar Arianto.

Pada pekan lalu, kata dia melanjutkan, harga beras jenis tersebut bahkan sempat mencapai Rp13.500. Hal senada diungkapkan pula oleh dua pedagang lainnya, yaitu Ardi dan Waluyo.

Baca Juga: Terkait Tilang Elektronik Kendaraan Tak Lolos Uji Emisi, Dishub DKI Tunggu Perkembangan di Lapangan

Menurut Zulkifli, dalam beberapa waktu terakhir memang terjadi kenaikan harga beras dan belum sepenuhnya pulih hingga saat ini.

Ia menyampaikan harga normal beras jenis medium berkisar Rp11.000 sampai dengan Rp11.500.

Saat ini, Zulkifli mengatakan banyak pedagang beras yang mulai merasa resah dan mengeluh atas kenaikan harga beras itu.

Baca Juga: Setelah Mobil, Dishub DKI Juga Bakal Terapkan Tarif Parkir Tertinggi untuk Motor Tak Lolos Uji Emisi

Pada Minggu (18/9), Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi memastikan beras SPHP masuk ke gudang Food Station di Pasar Induk Beras Cipinang.

Keberadaan beras SPHP itu merupakan salah satu upaya dari Bapanas untuk meredam gejolak harga.

“Hari ini (18/9) kita pastikan beras SPHP dari Perum Bulog 500 ton masuk ke Gudang Food Station, kemudian 1.500 ton sampai sore ini juga akan masuk ke Gudang Food Station, jadi hari ini akan terdistribusikan hingga 2.000 ton," kata Arief.

Meskipun begitu, sejumlah pedagang di Pasar Induk Beras Cipinang menyebutkan bahwa mereka belum menerima beras-beras tersebut.

"Belum ada. Mungkin memang belum sampai ke pedagang-pedagang di belakang ini," kata Ardi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.