Jakarta

Fenomena Langka Embun Es Landa Dua Tempat Wisata di Pulau Jawa Ini Sepanjang Juli-Agustus, Sangat Cocok Jadi Tempat Healing

Sastra Yudha | 18 Juli 2024, 20:31 WIB
Fenomena Langka Embun Es Landa Dua Tempat Wisata di Pulau Jawa Ini Sepanjang Juli-Agustus, Sangat Cocok Jadi Tempat Healing

AKURAT JAKARTA - Saat ini tengah terjadi fenomena embun es di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di Pulau Jawa.

Fenomena embun es terjadi akibat suhu atau cuaca dingin yang melanda sejumlah wilayah Indonesia karena puncak musim kemarau 2024.

Subbidang Prediksi Cuaca, Pusat Meteorologi BMKG, Nurul Izzah, mengatakan bahwa fenomena embun es ini diprediksi akan terjadi di bulan Juli hingga Agustus 2024.

Nurul Izzah menjelaskan, suhu udara dingin yang menyebabkan embun es ini merupakan fenomena alamiah yang terjadi di puncak musim kemarau.

Baca Juga: 4.000 Guru Honorer Terdampak Cleansing, Disdik DKI Sarankan Bisa Ikut Seleksi PPPK yang Digelqr Tahun Ini

Selain itu, lanjut Izzah, fenomena embun es juga terjadi karena adanya Moonsun Dingin Australia yang bertiup menuju wilayah Indonesia, melewati perairan Samudera Indonesia yang memiliki suhu permukaan laut yang lebih dingin.

"Sehingga mengakibatkan suhu di beberapa wilayah di Indonesia, terutama bagian selatan khatulistiwa, terasa juga lebih dingin," kata Izzah kepada wartawan.

Fenomena embun es itu akibat dari suhu udara dingin yang turun hingga di Bawah 0 derajat celcius.

Dua wilayah di Jawa yang mengalami embun es adalah dataran tinggi Dieng di Jawa Tengah, dan Gunung Bromo di Jawa Timur.

Fenomena embun es yang terjadi di dua tempat wisata itu, justru menguntungkan masyarakat, terutama bagi wisatawan yang mencari tempat healing atau menenangkan diri dari rasa penat.

Baca Juga: Diduga Alami Kecelakaan Tunggal, Netizen Beberkan Bukti Penyebab Kematian Papa Dali

1. Embun Es di Dieng

Embun es muncul di dataran tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah sejak Jumat, 12 Juli 2024. Suhu Udara di Kawasan Dieng mencapai 1,77 derajat celcius.

Tim Litbang Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Nurdeka Hidayanto mengatakan fenomena embun es di Dieng akan berlangsung hingga bulan September 2024.

Selain bisa menikmati fenomena embun es, ada empat jenis destinasi wisata yang bisa disambangi di Kawasan Dieng. Yakni: Kawah (Sikidang dan Candradimuka), telaga (Telaga Warna dan Telaga Dringo), gunung (Prau dan Pakuwojo) serta candi (Arjuna dan Dwarawati).

2. Gunung Bromo

Selain di Dieng, fenomena embun es juga terjadi di Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur.

Kepala Bagian Tata Usaha TNBTS, Septi Eka Wardhani, mengatakan bahwa embun es yang muncul menyerupai salju membuat kawasan Gunung Bromo tampak semakin eksotis.

"Kemunculan embun upas yang membeku menyerupai salju membuat kawasan wisata Gunung Bromo dan sekitarnya tampak semakin eksotis," kata Eka.

Gunung Bromo sebagai destinasi wisata favorit masyarakat Indonesia memiliki sejumlah keindahan alam yang sayang untuk dilewatkan.

Baca Juga: STAND UP COMEDY SHOW! Raditya Dika Bakal Gelar Pertunjukan 'Cerita Sialku' di 5 Kota, Berikut Jadwal dan Harga Tiketnya

Di Gunung Bromo, wisatawan bisa menyaksikan panorama enam gunung yang meliputi Gunung Bromo, Gunung Kursi, Gunung Watangan, Gunung Batok, dan Gunung Widodaren.

Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru juga menjadi satu-satunya area konservasi di Indonesia yang memiliki lautan pasir.

"Pemandangan kawasan Lautan Pasir Gunung Bromo saat ini tampak memutih dan lebih menarik," kata Eka. (*)

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.