Jakarta

Bendungan Dekat Jakarta Ini Jadi Terbesar Ketiga di Indonesia, Luasnya 2 Ribu Hektar Lebih, Jadi Tempat Wisata Baru yang Indah, Cek Lokasinya!

Sastra Yudha | 10 Januari 2025, 14:14 WIB
Bendungan Dekat Jakarta Ini Jadi Terbesar Ketiga di Indonesia, Luasnya 2 Ribu Hektar Lebih, Jadi Tempat Wisata Baru yang Indah, Cek Lokasinya!

AKURAT JAKARTA - Jarang ada yang tahu, ternyata di dekat Jakarta ada bendungan atau waduk yang sangat besar dan luas.

Saking besarnya, bendungan ini menjadi yang terbesar ketiga di Indonesia. Bendungan ini dibangun di atas lahan seluas 2.170 hektare.

Luas genangan airnya mencapai 1.740 hektare, dan mampu menampung air sebanyak 314,7 juta meter kubik. Pembangunan bendungan ini menelan biaya mencapai Rp 2,2 triliun.

Baca Juga: Warga Jabodetabek Siap-siap, Konser NDX AKA Bareng Tipe X Bakal Ambyar di Akhir Januari, Cek Lokasinya di Sini

Hal itulah yang membuat bendungan tersebut mendapat predikat sebagai bendungan terbesar ketiga di Indonesia.

Bendungan ini menempati posisi ketiga setelah Bendungan Jatiluhur di Kabupaten Purwakarta, dan Bendungan Jatigede di Kabupaten Sumedang.

Bendungan ini dibangun di era pemerintahan Presiden Jokowi, dan merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN) yang pembangunannya dibiayai APBN.

Bendungan yang hari ini, Jumat 10 Januari 2025, dikunjungi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY.

Bendungan tersebut adalah Bendungan Karian. Lokasinya berada di Desa Pasirtanjung, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Bendungan Karian ini telah diresmikan oleh Presiden Jokowi pada pada Senin, 8 Januari 2024 lalu.

Baca Juga: Catat Jadwal Kajian Tauhid di Masjid Istiqlal Bersama Aa Gym dengan Tema: Agar Selalu Ditolong Allah

Bendungan Karian adalah sebuah bendungan multifungsi. Bendungan ini mampu memberikan sejumlah manfaat kepada masyarakat di wilayah Banten dan Jakarta.

“Ini akan memberikan manfaat kepada masyarakat di Provinsi Banten serta di DKI Jakarta dan sebagian kecil di Provinsi Jawa Barat,” kata Presiden Jokowi saat itu.

Sejak diresmikan, Bendungan Karian telah menjadi obyek wisata baru di Banten. Tiap akhir pekan dan libur nasional, tempat ini selalu ramai dikunjungi warga untuk berswafoto serta menikmati pemandangan alam.

Para pengunjung itu berasal dari beberapa daerah di Provinsi Banten, Jakarta dan Jawa Barat.

Mereka menaiki rakit dilengkapi dengan pakaian pelampung sambil berkeliling menikmati suasana waduk nan luas tersebut.

Bendungan Karian memang menawarkan lanskap eksotis. Di tepi waduk terdapat perbukitan dan sesekali terlihat burung-burung terbang sambil berkicau yang menjadi daya tarik para pelancong.

Baca Juga: Jangan Lupa, Konser Boney M Bareng Legendaris Hetty Koes Endang di Jakarta, Catat Lokasi dan Waktunya di Sini

Manfaat Bagi Warga Jakarta

Keberadaan Bendungan Karian ini mampu meningkatkan pasokan air bagi lahan pertanian seluas 22.000 hektare di Kabupaten Lebak.

Irigasi dari bendungan itu dirancang mampu mendongkrak produksi gabah sebesar 162.800 ton per tahun atau senilai Rp 500 miliar.

Saat ini, produksi gabah petani Lebak sebanyak 187.000 ton per tahun dan ditargetkan menjadi 349.800 ton gabah per tahun setelah bendungan mengaliri sawah-sawah padi.

Selain itu, bendungan itu juga bermanfaat untuk menghasilkan listrik sebesar 1,8 MW yang bisa menerangi 10.000 rumah keluarga yang berada di 40 desa di empat kecamatan di sekitar bendungan.

Bendungan Karian juga berfungsi sebagai pengendali banjir di kawasan hilir wilayah Lebak hingga Serang, termasuk Jalan Tol Balaraja-Merak.

Lebih dari itu, Bendungan Karian bakal memasok air baku untuk kebutuhan rumah tangga perkotaan dan industri di tujuh kota dan kabupaten.

Ketujuh kota dan kabupaten itu adalah: Kota Serang, Kota Cilegon, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kota Serpong, Kabupaten Lebak.

Baca Juga: Kabar Gembira! Dana PIP 2025 Cair Lagi, Cek Berapa Kali Pencairannya di Sini, Berikut Informasi Lengkapnya

Bendungan Karian juga bakal memasok air bersih untuk kebutuhan sebagian wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Selama ini, pasokan air baku ke Jakarta berasal dari timur Ibu Kota RI, yakni Bendungan Jatiluhur.

Untuk mengalirkan air baku ke daerah-daerah tersebut diperlukan pembangunan pipa air sepanjang 47,9 kilometer.

Adapun kapasitasnya alirannya sebesar 14,6 juta m3/detik dan akan dinikmati oleh lebih dari lima juta jiwa. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.