Jakarta

Mundur Seminggu, Jakarta Fair Kemayoran 2025 Tawarkan Festival yang Lebih Padat dan Penuh Kejutan

Zainal Abidin | 4 Juni 2025, 20:20 WIB
Mundur Seminggu, Jakarta Fair Kemayoran 2025 Tawarkan Festival yang Lebih Padat dan Penuh Kejutan

AKURAT JAKARTA - Jakarta Fair 2025 mundur seminggu dari jadwal semula, tetapi justru memicu rasa penasaran publik.

Penundaan Jakarta Fair 2025 ternyata punya alasan strategis, bukan sekadar perubahan teknis.

Bahkan, jadwal baru Jakarta Fair 2025 justru diyakini memberi warna berbeda dalam perayaan HUT ke-498 Jakarta.

Baca Juga: Heboh Warung Mbok Yem Tutup, Keluarga: Hoaks! Masih Buka Kok!

Ketika pameran Indo Defence mengambil alih panggung utama, Jakarta Fair diam-diam menyiapkan kejutan yang lebih segar dan padat makna.

Bukan hanya soal stan dan konser, tapi bagaimana karya bangsa dipamerkan di tengah gegap gempita ibu kota.

Tidak seperti biasanya, Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2025 harus menunda awal penyelenggaraannya selama satu minggu.

Baca Juga: Pulau Pramuka Sambut HUT ke-498 Jakarta dengan Festival Cahaya di Tengah Laut, Saksikan Keseruannya di Tanggal 2-8 Juni!

Bukan karena kendala teknis, melainkan karena panggung megah JIEXPO Kemayoran lebih dahulu akan dipakai oleh Kementerian Pertahanan untuk ajang besar Indo Defence 2025.

"Jakarta Fair tahun ini berkurang sekitar tujuh hari," ujar Ralph Sceunemann, Marketing Director JIEXPO, di Kemayoran, Rabu (4/6/2025).

Namun, durasi yang lebih pendek justru mendorong panitia untuk menampilkan konten yang lebih padat, efisien, dan penuh kejutan.

Baca Juga: Varian Baru Covid-19 Merebak di Thailand, Wisatawan Diminta Waspada!

Dengan tema "Jakarta Fair Kemayoran mendukung Indonesia Maju melalui inovasi dan karya bangsa berkelanjutan", acara ini kembali menjadi ruang besar bagi UMKM, industri kreatif, hingga pelaku teknologi dan manufaktur lokal untuk unjuk gigi.

Sub tema “Mari kita bersama mengembangkan UMKM dan industri kreatif lainnya agar tumbuh tangguh dan mampu bersaing di pasar internasional” menjadi napas utama yang mengalir di setiap sudut area pameran.

Jakarta Fair bukan hanya bazar raksasa, tapi juga arsitektur optimisme bangsa, dari kuliner nusantara, fashion lokal, hingga konser yang mengguncang malam ibu kota.

Baca Juga: Berburu Kuliner Tengah Malam? Ini 5 Tempat Wajib Coba di Jakarta Barat!

Tahun ini adalah gelaran ke-56 sejak dimulai pada tahun 1968.

Tak sekadar tradisi tahunan, JFK kini menjadi cermin bagaimana ibu kota tumbuh bersama warganya.

“Tema dan sub tema tersebut selaras dengan agenda Jakarta Fair Kemayoran yang menjadi etalase ajang promosi berbagai produk unggulan UMKM dan mendorong roda perekonomian nasional,” kata Ralph menegaskan.

Baca Juga: Bukan Seremoni Biasa, Ini Wajah Baru DPRD DKI di HUT Jakarta ke-498

Digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-498 DKI Jakarta bertema “Jakarta Kota Global dan Berbudaya”, JFK 2025 juga menjadi tonggak menuju Jakarta 500 tahun.

Bukan sekadar ulang tahun, tapi titik balik menuju masa depan kota yang inklusif, kuat, dan membanggakan. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.