Jakarta

Dibayar untuk Masak dan Menemani, Ini Kisah Para Nenek di Jepang yang Menginspirasi

Zainal Abidin | 16 Juli 2025, 10:30 WIB
Dibayar untuk Masak dan Menemani, Ini Kisah Para Nenek di Jepang yang Menginspirasi

AKURAT JAKARTA - Kalau kamu tinggal sendiri atau merantau ke Jepang, mungkin kamu akan merasa kesepian atau kesulitan saat harus memasak sendiri.

Tapi di Jepang, ada solusi yang cukup unik: menyewa nenek.

Yup, kamu nggak salah baca.

Baca Juga: Ikuti 5 Prinsip Timothy Ronald Ini Kalau Ingin Kaya Seumur Hidup Tanpa Harus Kerja Mati-matian

Ada layanan bernama OK Obaachan yang memungkinkan kamu menyewa nenek sungguhan untuk datang ke rumahmu dan membantu berbagai hal.

Dengan biaya sekitar 3.300 yen per jam (sekitar Rp360 ribu) ditambah ongkos transportasi yang sama, kamu bisa mendapatkan bantuan dari nenek-nenek berpengalaman.

Mereka bisa mengajarimu memasak masakan rumahan Jepang, membantu bersih-bersih, menemanimu curhat, bahkan hadir saat kamu butuh dukungan emosional.

Baca Juga: Jangan Asal Cari Uang! Terapkan 5 Prinsip Ini ala Timothy Ronald agar Kaya Seumur Hidup

Beberapa pelanggan bahkan menyewa nenek untuk menemani mereka menyampaikan orientasi seksual ke keluarga atau untuk menjadi penengah konflik rumah tangga.

Jasa unik ini dirintis sejak 2011 oleh perusahaan Client Partners, yang awalnya dikenal sebagai penyedia tenaga kerja wanita untuk pekerjaan rumah tangga.

Seiring berjalannya waktu, layanan ini berkembang dengan melibatkan lebih dari 100 wanita lanjut usia, mulai usia 60 hingga 94 tahun.

Baca Juga: Ikuti 5 Prinsip Timothy Ronald Ini Kalau Ingin Kaya Seumur Hidup Tanpa Harus Kerja Mati-matian

Para nenek ini tidak hanya pintar memasak, tapi juga memiliki pengetahuan luas tentang sejarah, etika, dan kehidupan sosial.

Alasan di balik maraknya jasa ini pun menyentuh.

Banyak lansia di Jepang memilih tetap bekerja karena uang pensiun tak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Baca Juga: Anti Telat dan Anti Ribet! Pesan Tiket Kereta Cepat Whoosh ke Bandung Cuma Butuh 5 Langkah

Data dari Biro Statistik Jepang mencatat sekitar 9,3 juta lansia di atas usia 65 tahun masih aktif bekerja.

Tingginya angka ini mencerminkan realitas sosial Jepang sebagai negara dengan proporsi penduduk lansia tertinggi di dunia—yakni 29,1% dari total penduduk.

Dengan populasi yang menua dan tekanan ekonomi yang meningkat, jasa seperti OK Obaachan tidak hanya menjadi solusi untuk masyarakat muda, tapi juga sarana pemberdayaan lansia.

Baca Juga: Ubah Hidup dari Nol! Ini 4 Strategi Realistis Jadi Kaya ala Timothy Ronald yang Patut Dicoba

Nah, kalau ada jasa serupa di Indonesia, kira-kira kamu tertarik mencobanya? (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.