Festival Pesona Meti Kei 2025 Digelar Mulai Besok hingga 27 Oktober, Berikut Rangkaian Acaranya, Gratis!

AKURAT JAKARTA - Warga Maluku Tenggara ayo merapat! Festival Pesona Meti Kei (FPMK) 2025 akan digelar mulai besok.
Festival budaya ini digelar di Kota Langgur, Maluku Tenggara, dan berlangsung selama tujuh hari, mulai 21 hingga 27 Oktober 2025.
Festival Pesona Meti Kei menjadi salah satu agenda pariwisata unggulan Maluku Tenggara yang menampilkan perpaduan budaya, tradisi, dan pesona alam khas Kepulauan Kei.
Tahun ini, kegiatan mengusung tema “Akselerasi Pembangunan Pariwisata Maluku Tenggara Menuju Destinasi Regenerative Tourism yang Berkelanjutan.”
Beragam acara digelar di Festival Pesona Meti Kei 2025 ini. Dimulai dengan karnaval budaya yang digelar hari ini Senin, 20 Oktober 2025.
Karnaval budaya digelar di area Balai Ohoi Langgur–Landmark. Dimulai pukul 13.30 hingga 17.00 WIT.
Kegiatan ini akan diikuti oleh berbagai komunitas seni, pelajar, serta masyarakat lokal yang menampilkan beragam busana dan atraksi daerah.
Selama sepekan pelaksanaan, masyarakat dan wisatawan akan disuguhkan beragam kegiatan seperti Cleaning Day, pameran ekonomi kreatif, Lomba Goyang Metikei, Lomba Mancing/Island Expose, Van Kurkurat, dan Lomba Dayung Dragon Boat.
Salah satu momen paling dinanti dalam festival ini adalah tradisi Wer Warat, ketika air laut di Kepulauan Kei surut hingga dua kilometer dari garis pantai.
Fenomena alam tersebut akan dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan penangkapan ikan bersama dengan menggunakan anyaman daun kelapa.
Tradisi Wer Warat akan melibatkan ratusan warga yang turun langsung ke laut dangkal, menciptakan pemandangan unik sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan kearifan lokal masyarakat Kei.
Selain kegiatan budaya, Festival Pesona Meti Kei 2025 juga akan menampilkan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Tifa Creative Timika.
Selanjutnya, atraksi Dragon Boat Race akan menjadi salah satu daya tarik utama yang dipusatkan di Desa Sathean, Kecamatan Kei Kecil.
Lomba ini dikenal sebagai kegiatan olahraga air yang menonjolkan semangat sportivitas dan kekompakan masyarakat pesisir.
Baca Juga: Waspada! Kehamilan di Bawah 20 Tahun Bisa Picu Baby Blues dan Gangguan Jantung di Masa Depan
Festival ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah untuk memperkenalkan potensi wisata bahari, kuliner, dan budaya masyarakat Maluku Tenggara.
Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui akun resmi Dinas Pariwisata Maluku Tenggara di media sosial @dispar_malukutenggara. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 4Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 5Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 6Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 7Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 8Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



