Jakarta

Cibugary Farm, Wisata Peternakan Sapi Perah di Jakarta Timur yang Banyak Orang Belum Tahu

Zainal Abidin | 14 November 2025, 17:00 WIB
Cibugary Farm, Wisata Peternakan Sapi Perah di Jakarta Timur yang Banyak Orang Belum Tahu

AKURAT JAKARTA - Peternakan sapi perah Jakarta Timur mungkin bukan hal pertama yang kamu bayangkan saat mendengar hiruk-pikuk Ibu Kota.

Namun, keberadaan Peternakan Sapi Perah Jakarta Timur justru menjadi daya tarik unik yang membuat banyak warga penasaran.

Jika kamu mencari tempat yang menghadirkan suasana alami dan edukatif, kawasan ini bisa menjadi kejutan yang menyenangkan.

Baca Juga: 10 Wisata Gratis di Jakarta yang Bikin Kamu Serasa Liburan Mewah Tanpa Keluar Uang

Di sudut padatnya Kota Jakarta, terselip sebuah kawasan bernama Kompleks Peternakan Sapi Perah Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur.

Lingkungan yang tenang ini menghidupkan kembali nuansa kampung dengan deretan kandang sapi yang terawat.

Salah satu peternakan yang membuka pintu bagi publik adalah Cibugary Farm, tempat di mana kamu bisa belajar, bermain, sekaligus mencoba pengalaman memerah susu sapi secara langsung.

Baca Juga: Dari Paspor sampai eSIM, Inilah 5 Kunci Liburan Akhir Tahun Bebas Ribet

Cibugary sendiri adalah singkatan dari Cibubur Garden Dairy.

Nama Cibubur dipakai supaya mudah diingat oleh masyarakat, walaupun lokasinya ada di Jakarta Timur.

Sebelum berada di Pondok Ranggon, para peternak sapi perah ini sempat menempati wilayah Kuningan Timur, Jakarta Selatan.

Baca Juga: Tiga Tempat Anti-Mainstream di Bali yang Bikin Kamu Terpana Sejak Langkah Pertama

Kawasan yang kini dipenuhi gedung perkantoran itu dulunya merupakan rumah bagi banyak peternak.

Kini, kompleks ini menjadi sentra sapi perah yang bukan hanya memproduksi susu segar, tetapi juga berkembang menjadi objek wisata edukatif.

Di Cibugary Farm sendiri terdapat sekitar 70 ekor sapi perah, di mana 60 ekor aktif memproduksi susu setiap hari.

Baca Juga: Identik dengan Macetnya, Ternyata Jakarta Masuk Daftar 19 Kota dengan Transportasi Publik Terbaik Dunia

Sapi-sapi tersebut diperah dua kali sehari: pukul 04.30 WIB dan 13.30 WIB.

Pemerahan dilakukan secara manual, sehingga kamu bisa melihat proses tradisional yang jarang ditemui di kota besar.

Dahlia menjelaskan, satu ekor sapi perah bisa menghasilkan 15–25 liter susu per hari.

Baca Juga: Tak Perlu ke Puncak, Jakarta Punya Taman Casuarina yang Sejuk dan Asri yang Bikin Lupa Macet

Kualitas susu dipengaruhi oleh pakan alami, di mana sekitar 60 persen terdiri dari rumput segar.

Sapi betina mulai memproduksi susu saat berusia empat tahun dan berhenti di usia sembilan tahun.

Setelah itu, sapi tidak lagi produktif dan akan dimanfaatkan dagingnya.

Baca Juga: Festival Ethno Groove Devanilaya di Pantai Kartini Jepara Akhir Pekan Ini, Menampilkan Musik Etnik dari 7 Daerah di Jateng, Gratis!

Selain melihat proses pemerahan, kamu juga bisa mengikuti berbagai aktivitas wisata.

Cibugary menawarkan paket memberi pakan sapi seharga Rp25.000 dan praktik memerah susu seharga Rp50.000.

Farm ini buka setiap hari pukul 08.00–17.00 WIB, dengan jam khusus memerah susu pukul 13.00 WIB.

Baca Juga: Cara Jitu Bikin Liburan Singkat Jadi Seru dan Penuh Kenangan

Bagi rombongan sekolah, tersedia paket Rp70.000 dan Rp100.000 yang sudah termasuk praktik memerah susu, pengolahan susu, interaksi dengan hewan, hingga goodie bag berisi tiga botol susu pasteurisasi dan stik yogurt.

Selain itu, kamu juga bisa membeli susu murni, stik yoghurt, kopi susu, hingga merchandise bertema sapi mulai Rp5.000.

Cibugary menjadi tempat yang cocok untuk belajar sekaligus bersantai bersama keluarga, terutama jika kamu ingin merasakan suasana desa tanpa meninggalkan Jakarta. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.