Referensi Jelajah Wisata 1 Hari di Pasar Baru Jakarta: Perjalanan ke Bangunan Bersejarah di Pusat Kota

AKURAT JAKARTA - Kita akan memulai perjalanan ini dari Halte TJ Pasar Baru. Setelah itu, kita akan berjalan sekitar 40 meter untuk menemukan gapura Pasar Baru, yang merupakan contoh arsitektur Belanda kuno.
Pasar Baru, atau Passer Baroe, didirikan pada tahun 1820 sebagai tambahan dari deretan pasar besar di Jakarta.
Di sini, kita dapat mengamati gaya arsitektur Belanda yang terlihat pada bangunan-bangunan di Pasar Baru.
Baca Juga: Inovasi Perekrutan Karyawan Berbasis AI, TKG Taekwang Gandeng Jobseeker Company
Pasar Baru kini lebih dikenal sebagai destinasi wisata belanja dan kuliner, yang memiliki daya tarik unik yang sulit ditemukan di tempat lain.
Setelah menjelajahi Pasar Baru, kita akan melanjutkan perjalanan ke bangunan bersejarah berikutnya yang masih berada di kawasan Pasar Baru.
Kita akan berjalan menyusuri Jalan Pasar Baru dan Jalan Kelinci Raya hingga sampai di Jalan Gereja Ayam, tempat kita akan menemukan Gereja Ayam.
Baca Juga: Sinopsis Drakor Nine Puzzles, Drama Korea Crime Thriller Terbaru Kim Dami dan Son Sukku
Gereja ini aslinya dikenal sebagai Gereja PNIEL, tetapi sering disebut Gereja Ayam karena di atas bangunannya terdapat patung ayam.
Gereja Ayam didirikan pada tahun 1913 sebagai sindiran terhadap beberapa pejabat Belanda yang tidak mengizinkan masyarakat umum untuk beribadah di gereja Immanuel Gambir.
Kemudian, kita akan berjalan sekitar 800 meter atau sekitar 10 menit menyeberangi Jalan Pos untuk mencapai destinasi berikutnya, yaitu Gedung Kesenian Jakarta.
Gedung ini sering digunakan sebagai tempat pertunjukan seni, seperti tari atau teater, dan berbagai acara seni lainnya.
Di sebelah Gedung Kesenian Jakarta, kita dapat beristirahat sejenak di Gedung Blok POS atau Gedung Filateli, yang juga merupakan contoh arsitektur Belanda.
Di sini, terdapat kedai kopi yang menyediakan tempat santai untuk beristirahat, serta ruang workshop atau pameran yang bisa dikunjungi oleh umum.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 3Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 8Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








