Jakarta

Rayakan Hari Batik dengan Menjelajahi 7 Destinasi Kampung Batik Nusantara

Zainal Abidin | 2 Oktober 2025, 12:15 WIB
Rayakan Hari Batik dengan Menjelajahi 7 Destinasi Kampung Batik Nusantara

AKURAT JAKARTA - Batik bukan sekadar kain, tetapi juga mahakarya yang menyimpan nilai filosofi dan sejarah panjang Nusantara.

Tak heran jika pada 2 Oktober 2009, UNESCO menetapkan Batik Indonesia sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia.

Sejak saat itu, setiap tanggal 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional.

Baca Juga: Warga Sumbar Merapat! Mukbang Lamang Siarang Bersama Tanboy Kun pada 11 Oktober 2025, Dibagikan Gratis 1000 Batang, Cek Lokasinya di Sini

Untuk merayakan hari istimewa ini, berkunjung ke kampung batik bisa menjadi pilihan menarik.

Di sana, wisatawan tidak hanya bisa membeli batik, tetapi juga mempelajari sejarah, filosofi, dan proses pembuatannya.

Berikut adalah tujuh kampung batik yang wajib masuk dalam daftar perjalananmu.

Baca Juga: Festival 5 Danau Kembali Digelar di Solok Sumbar pada 9-11 Oktober 2025, Simak Rangkaian Acaranya!

1. Kampung Batik Trusmi, Cirebon

Terletak di Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Kampung Batik Trusmi merupakan salah satu sentra batik terbesar di Jawa Barat.

Motif khasnya, Megamendung, melambangkan kesabaran, keteduhan, dan pengendalian diri.

Baca Juga: Tamananda Lifestyle Park, Destinasi Gaya Hidup Baru di Jakarta Selatan

Selain itu, terdapat pula motif unik seperti Paksinaga Liman dan Patran Keris yang sarat makna budaya Cirebon dengan sentuhan Tionghoa dan kraton.

2. Kampung Batik Kauman, Pekalongan

Dikenal sebagai Kota Batik, Pekalongan masuk dalam UNESCO Creative Cities Network sejak 2014.

Baca Juga: Pecah! Ribuan Penari Gandrung Bakal Tampil Massal di Pantai Boom Marina Banyuwangi, Berlangsung 3 Hari, Cek Tanggal dan Rangkaian Acaranya

Kampung Batik Kauman menjadi pusat industri batik dengan motif andalan Jlamprang dan buketan.

Selain batik, pengunjung juga bisa menikmati bangunan bersejarah seperti Omah Lawang Songo dan Masjid Jami Pekalongan yang menambah nuansa wisata budaya.

3. Kampung Batik Lasem, Rembang

Baca Juga: Asyik! 75 Seniman dari 16 Negara Bakal Gelar Pameran Seni Rupa di JIExpo Kemayoran Akhir Pekan ini, Simak Jadwal dan Cara Beli Tiket Art Jakarta 2025

Terletak di pesisir utara Jawa Tengah, Lasem dikenal dengan warna batik khasnya seperti merah darah ayam dan biru.

Motifnya sering dipengaruhi budaya Tionghoa, seperti Burung Hong dan Naga.

Keunikan lainnya, batik di sini masih dibuat secara manual dengan teknik tulis, sehingga bernilai tinggi dan sangat dicari kolektor.

Baca Juga: Jangan Ketinggalan! Asia Africa Festival Bandung 2025 Digelar 5-19 Oktober, Berikut Rangkaian Acaranya

4. Kampung Batik Tanjungbumi, Madura

Bergeser ke Kabupaten Bangkalan, Madura, terdapat Kampung Batik Tanjungbumi yang terkenal dengan corak cerah khas pesisiran.

Motifnya antara lain kupu-kupu dan Tumpal, yang berpadu dengan budaya Arab serta sarat nilai spiritual.

Baca Juga: Wakatobi Wave 2025 Digelar Akhir Pekan Ini, Menghadirkan Jambore QRIS Bikers, Atraksi Bahari, Pentas Seni hingga Festival Kuliner Khas Daerah

Keunikan motif dan kerumitan pembuatannya membuat batik Madura diminati hingga mancanegara.

5. Kampung Batik Laweyan, Solo

Laweyan di Kota Surakarta adalah salah satu kampung batik tertua di Indonesia.

Baca Juga: Pantjoran PIK: Destinasi Wisata Nuansa Pecinan di Jakarta

Sejak abad ke-15, kawasan ini telah menjadi pusat pengrajin batik, bahkan berkembang pesat di era pergerakan nasional bersama Sarekat Dagang Islam.

Kini, Laweyan menawarkan wisata terpadu, mulai dari belajar membatik, menjelajahi rumah juragan batik tempo dulu, hingga berbelanja batik khas Solo.

Menariknya, sejak 2006 Laweyan juga dikenal sebagai pelopor batik ramah lingkungan.

Baca Juga: Menikmati Sunset Sambil Kulineran Seru di Dermaga Ancol

6. Kampung Batik Cibuluh, Bogor

Resmi dibuka pada 2019, Kampung Batik Cibuluh adalah kampung batik pertama di Kota Bogor.

Mengusung konsep wisata edukasi, kawasan ini memberdayakan masyarakat setempat melalui ekonomi kreatif.

Baca Juga: Pos Bloc Jakarta, Destinasi Wisata Kreatif Favorit Anak Muda di Ibu Kota

Motif khas Bogor di antaranya Pancawati, Opan Hanjuang, dan Harimau Siliwangi, dengan warna beragam mulai dari alamiah hingga cerah.

7. Kampung Batik Gonggong, Tanjung Pinang

Tak hanya di Jawa, Kepulauan Riau juga punya batik khas yaitu Batik Gonggong, terinspirasi dari siput laut yang menjadi makanan khas setempat.

Baca Juga: Jipeng Betawi, Perpaduan Tanji dan Topeng yang Menjadi Warisan Budaya

Warna cerah dengan nuansa pesisir menjadikan batik ini unik dan berbeda dari batik daerah lain.

Sentra batik ini dapat ditemui di berbagai toko di Kota Tanjung Pinang.

Menjaga Warisan, Mencintai Budaya

Baca Juga: Senayan Park, Wisata Belanja dan Rekreasi di Tengah Jakarta

Itulah tujuh destinasi wisata kampung batik di Indonesia yang bisa menjadi pilihan untuk memperingati

Hari Batik maupun sekadar berwisata budaya.

Dengan berkunjung ke kampung batik, kita tidak hanya membawa pulang kain indah, tetapi juga ikut serta melestarikan warisan budaya bangsa. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.