Jakarta

Jangan Lupa! Konser WJF 2025 di Kiara Artha Park Bandung Minggu Besok, Ada The Changcuters, King Nassar, Doel Sumbang, Kunto Aji, hingga Dangdut Racun

Sastra Yudha | 7 November 2025, 09:44 WIB
Jangan Lupa! Konser WJF 2025 di Kiara Artha Park Bandung Minggu Besok, Ada The Changcuters, King Nassar, Doel Sumbang, Kunto Aji, hingga Dangdut Racun

AKURAT JAKARTA - Warga Bandung dan sekitarnya, jangan lupa! West Java Festival (WJF) 2025 hadir di Kiara Artha Park Bandung, pada Sabtu dan Minggu besok, 8–9 November 2025.

WJF 2025 bukan hanya hiburan, tapi juga wadah eksplorasi budaya, kuliner, kreativitas, dan gaya hidup berkelanjutan yang jadi kebanggaan warga Jawa Barat.

Tahun ini, salah satu agenda budaya terbesar di Jawa Barat ini hadir dengan semangat: Gapura Panca Waluya.

Baca Juga: Kemnaker Buka Pendaftaran Magang Bergaji UMR Batch 2, Targetkan 80 Ribu Fresh Graduate

Acara yang diinisiasi oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisataan Jawa Barat ini dirancang untuk menghadirkan ruang kolaborasi lintas sektor yang menyatukan seni, musik, kuliner, ekonomi kreatif, hingga pelayanan publik dalam satu wadah.

WJF 2025 akan berlangsung selama dua hari. Pada Sabtu, 8 November, seluruh area budaya, kuliner, workshop, dan panggung seni dapat diakses gratis tanpa tiket.

Sementara pada Minggu, 9 November, tiket diwajibkan hanya untuk area konser utama. Panggung konser WJF 2025 akan menampilkan deretan musisi ternama Indonesia.

Berikut Line-up Panggung konser WJF 2025 pada Minggu, 9 November:

  • The Changcuters
  • King Nassar
  • Doel Sumbang
  • Kunto Aji
  • Cecep Arief Rahman
  • Choir UPI
  • Suara Jiwa De Poek Band
  • Alkateri Club
  • Dangdut Racun
  • Purbalingga Laras
  • Studio Ibing Jaipong
  • Komunitas Titik Kumpul iSense
  • XO Band
  • Sister Province Guangxi
  • Seni Kawih Mang Koko

Baca Juga: Buka Dialog Lintas Sektor, Wabup Intan Tegaskan Kesiapan Pemkab Tangerang Perluas Layanan Perlindungan Korban Kekerasan

Selain konser musik, WJF 2025 juga menghadirkan berbagai kegiatan nonkonser yang berlangsung selama dua hari.

Agenda tersebut meliputi 3 Zona Budaya by MOKA Jabar, Pawon Jawa Barat, Paspor Keliling, Poundfit, Samsat Keliling, Sakedap Keliling, Teras Motekar, hingga layanan publik seperti Pelayanan NIB dan Pendataan Sosial.

Beragam pertunjukan budaya tradisional turut mengisi rangkaian acara, di antaranya Tari Topeng Kelana Priangan, Tari Maranggi, Tari Mustika Resik, Tari Nusantara, dan Tari Berokan Indramayu.

Terdapat pula penampilan Line Dance, Missmala Dance Crew, dan kegiatan interaktif seperti Cari Jodoh serta Sarapan Pagi by PHRI.

Kegiatan edukatif dan kreatif juga menjadi bagian dari festival, antara lain Talkshow Ecopohan, Rupi, Suara Gema Nelpa, serta Workshop DIY Candle oleh Poppetite.Co.

Selain itu, beberapa desa wisata turut berpartisipasi, seperti Kampung Wisata Rajut Binong dan Desa Wisata Jalatrang dengan karya Batik Tulis dan Eco-Print dari Rorompok.

Rangkaian kegiatan sosial dan kesehatan juga dihadirkan, termasuk Pelayanan Kesehatan Mental, program Djamoe Spirit, dan penampilan Pencak Silat Cimande yang memperkaya unsur budaya lokal Jawa Barat.

Baca Juga: Harga Emas Pegadaian Kompak Naik: UBS dan Galeri24 Sentuh Level Tertinggi

Berikut rangkaian acara West Java Festival (WJF) 2025:

- Pertunjukan Seni dan Budaya: Parade musik, tari tradisional, dan instalasi kreatif dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Barat.

- Zona Panca Waluya: Area tematik yang menampilkan nilai-nilai kearifan lokal dan gaya hidup berkelanjutan.

- Gastronomi Jawa Barat: Festival kuliner khas Sunda — dari peuyeum, surabi, sampai kopi Garut.

- Atraksi 3 Zona Budaya: Eksplorasi budaya pesisir, priangan, dan cirebonan dalam satu area besar.

- Eco-Green Workshop & Zero Waste Talkshow: Edukasi seru tentang gaya hidup hijau dan keberlanjutan.

- Kaulinan Barudak & Wellness Activities: Ruang nostalgia permainan tradisional plus kegiatan relaksasi dan olahraga ringan.

- Pelayanan Publik & Unjuk Kabisa: Pameran inovasi layanan publik serta karya kreatif anak muda Jawa Barat.

Baca Juga: Bawa Tim Blue Deal dari Belanda, Bupati Tangerang Dialog dengan Warga Perum Vila Tomang Baru Tekait Penanganan Banjir dan Pengelolaan Air

WJF 2025 juga bakal menghadirkan area Sustainable Communities, tempat berbagai komunitas hijau dan kreatif berbagi ide soal ekonomi sirkular dan aksi lingkungan.

Melalui kegiatan budaya dan edukasi lingkungan, WJF mendorong masyarakat buat lebih sadar soal pentingnya budaya lokal dan gaya hidup ramah bumi.

Bagi pelaku UMKM, seniman, komunitas, dan anak muda Bandung, WJF 2025 juga menjadi ruang buat unjuk karya, menjalin kolaborasi, dan memperluas jejaring kreatif.

Dengan mengusung tema 'Gapura Panca Waluya', WJF 2025 akan dimeriahkan oleh berbagai rangkaian acara meliputi festival budaya, konser musik, festival kuliner, pameran UMKM, talkshow, workshop, hingga beragam aktivitas komunitas lainnya.

Baca Juga: Berkas Kasus Direktur Mecimapro Dinyatakan P21, Siap Disidangkan!

West Java Festival kini menjadi simbol kebanggaan masyarakat Jawa Barat, yang tidak hanya mempromosikan potensi daerah tetapi juga menanamkan nilai keberlanjutan dalam setiap aspeknya.

Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui akun media sosial resmi West Java Festival di @thewestjavafest atau situs webnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.