Wae Rebo, Desa di Atas Awan yang Menyimpan Kehangatan Tradisi Manggarai

AKURAT JAKARTA - Wae Rebo adalah desa adat wisata di pegunungan Flores, Nusa Tenggara Timur, yang terkenal dengan sebutan desa di atas awan.
Desa ini berada di ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut dan dikelilingi pegunungan hijau yang masih sangat alami.
Kabut tipis sering menyelimuti kawasan ini pada pagi dan sore hari, menciptakan suasana tenang sekaligus magis bagi para pengunjung.
Baca Juga: 6 Keutamaan Malam Lailatul Qadar yang Membuat Ibadah Bernilai Ribuan Bulan
Wae Rebo dikenal luas karena memiliki tujuh rumah adat berbentuk kerucut yang disebut Mbaru Niang.
Rumah tradisional ini menjadi simbol kehidupan masyarakat Manggarai sekaligus ikon budaya yang unik di Indonesia.
Mbaru Niang memiliki lima tingkat yang masing-masing memiliki fungsi berbeda bagi kehidupan masyarakat desa.
Lantai pertama digunakan sebagai tempat tinggal bersama keluarga, sedangkan bagian paling atas dipakai untuk menyimpan sesajian leluhur.
Keunikan arsitektur rumah adat ini membuat Wae Rebo diakui sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO pada tahun 2012.
Pengunjung yang datang tidak hanya menikmati pemandangan alam, tetapi juga merasakan pengalaman budaya yang autentik.
Baca Juga: Inovasi Mahasiswa UNPAM: Sistem Smart Home Berbasis IoT Mampu Tekan Biaya Listrik hingga Signifikan
Perjalanan menuju desa ini dimulai dari Labuan Bajo dengan kendaraan menuju Desa Denge, yang menjadi titik awal treking.
Dari Desa Denge, wisatawan harus berjalan kaki sekitar dua hingga tiga jam menyusuri jalur hutan dan perbukitan.
Meski cukup menantang, perjalanan ini menyajikan panorama alam yang indah dengan udara sejuk khas pegunungan.
Baca Juga: Viral! Kecelakaan Bus Tewaskan Pemotor di Gunung Sahari, Transjakarta Serahkan Bukti CCTV ke Polisi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AS Monaco vs RC Lens di Ligue 1, 19 September 2026: Mampukah Les Monegasques Pertahankan Tren Positif?
- 2Prediksi Skor Espanyol vs Elche di La Liga, 19 September 2026: Misi Los Pericos Bangkit di Kandang
- 3Prediksi Skor Monza vs Sassuolo di Serie A, 19 September 2026: Mampukah Biancorossi Hentikan Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Premier League, 19 September 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 5Prediksi Skor Bayern Munich vs Union Berlin di Bundesliga, 19 September 2026: Mampukah Die Eisernen Tahan Gempuran Tuan Rumah?
- 6Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Premier League, 19 September 2026: Duel Ketat Dua Tim Papan Tengah di Hill Dickinson
- 7Prediksi Skor Osasuna vs Rayo Vallecano di La Liga, 19 September 2026: Duel Dua Tim dengan Tujuh Poin di El Sadar
- 8Prediksi Skor Udinese vs Cagliari di Serie A, 19 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Hentikan Tren Positif Tim Tamu?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

