Tak Sekadar Drama Musikal, Fantasy Land Hadirkan Ruang Aman bagi Anak dengan Autisme

AKURAT JAKARTA - Selama ini, pertunjukan anak identik dengan hiburan penuh warna, musik, dan karakter yang menghibur.
Namun, masih sedikit pertunjukan yang benar-benar memikirkan bagaimana anak dengan autisme bisa menikmati pengalaman yang sama dengan penonton lainnya.
Inilah yang coba dihadirkan Regina Art melalui drama musikal Fantasy Land.
Menjelang peringatan Hari Anak Nasional 2026, pertunjukan ini dirancang bukan sekadar menjadi hiburan keluarga, tetapi juga menjadi ruang seni yang lebih inklusif bagi seluruh anak, termasuk anak dengan autisme.
Pendiri Regina Art sekaligus penulis dan produser Fantasy Land, Joane Win, mengatakan gagasan tersebut lahir dari keinginan sederhana, yaitu memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk menikmati dunia teater.
Menurutnya, anak dengan autisme tidak membutuhkan perlakuan yang berbeda.
Yang lebih mereka perlukan adalah lingkungan yang memahami cara mereka berkomunikasi, berekspresi, dan menikmati sebuah pengalaman.
Melalui kisah yang dihadirkan, Fantasy Land juga ingin menyampaikan bahwa persahabatan dibangun dari penerimaan, empati, dan saling memahami, bukan dari kesamaan.
Pesan tersebut menjadi penting karena masih banyak anak berkebutuhan khusus yang menghadapi hambatan saat mengakses berbagai kegiatan publik, termasuk pertunjukan seni.
Regina Art berharap kehadiran pertunjukan ini dapat menjadi contoh bahwa dunia seni mampu menjadi ruang yang ramah bagi semua anak tanpa membedakan kondisi mereka.
Baca Juga: Dari Bangunan Kenegaraan Jadi Wisata Edukasi, Istana Kepresidenan Yogyakarta Kini Terbuka untuk Umum
=====
Drama musikal yang disutradarai Kemal Ferdiansyah ini akan dipentaskan di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Jakarta, pada 18 Juli 2026 dalam dua sesi, yakni pukul 15.00 WIB dan 19.00 WIB.
Masyarakat dapat menyaksikan pertunjukan tersebut secara gratis dengan melakukan registrasi terlebih dahulu melalui platform Indonesia Kaya.
Lewat Fantasy Land, seni tidak hanya menjadi media hiburan, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kepedulian bahwa setiap anak berhak merasa diterima, dihargai, dan menjadi bagian dari cerita yang sama. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1POTRET BERINGIN JAKARTA: Dari Pengurus Pokja ke Pimpinan DPRD, Basri Baco Targetkan 13 Kursi dan Tiket Cagub DKI
- 2Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 3Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 5Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 6Prediksi Skor AC Monza vs Napoli di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Markas Brianzoli
- 7Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan
- 8Prediksi Skor Sunderland vs Brentford di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Misi Bangkit demi Tiket Perempat Final
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





