Jakarta

Bromo Kembali Dibuka, Tapi Ada Tantangan Besar Setelah Ribuan Wisatawan Terdampak Karhutla

Anggerhana Denni Rahmawati | 20 Agustus 2026, 06:30 WIB
Bromo Kembali Dibuka, Tapi Ada Tantangan Besar Setelah Ribuan Wisatawan Terdampak Karhutla
Setelah karhutla, Bromo akhirnya kembali dibuka pada Kamis, 20 Agustus 2026.

AKURAT JAKARTA - Kawasan wisata Gunung Bromo, Jawa Timur, kembali menerima wisatawan mulai Kamis (20/8/2026).

Pembukaan ini dilakukan setelah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sebelumnya melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) berhasil dipadamkan.

Kembalinya aktivitas wisata menjadi kabar yang ditunggu wisatawan.

Namun, pembukaan tersebut juga membawa tantangan baru, yakni memastikan kawasan yang baru saja terdampak kebakaran tetap aman sekaligus terjaga dari kejadian serupa.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengumumkan pembukaan kembali kawasan TNBTS setelah proses pemadaman dinyatakan berhasil.

"Pada hari ini, secara resmi saya atas nama Menteri Kehutanan Republik Indonesia mengumumkan bahwa pembukaan kembali Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) sejak tanggal 20 Agustus yang akan datang," kata Raja Juli.

Penutupan kawasan akibat karhutla sebelumnya berdampak langsung pada wisatawan.

Selama periode penutupan 9-15 Agustus 2026, lebih dari 3.000 wisatawan terdampak.

Data Balai Besar TNBTS mencatat sebanyak 2.056 wisatawan mengajukan refund.

Jumlah tersebut terdiri dari 1.944 wisatawan nusantara dan 112 wisatawan mancanegara.

Baca Juga: Tiket Taman Hiburan Jepang Makin Mahal, Wisatawan Kini Harus Pintar Pilih Hari Jika Ingin Berkunjung

Sementara itu, 32 wisatawan nusantara memilih menjadwalkan ulang atau reschedule kunjungan mereka ke kawasan Gunung Bromo.

Data tersebut menunjukkan bahwa kebakaran tidak hanya berdampak pada kondisi lingkungan, tetapi juga membuat rencana perjalanan wisatawan harus berubah.

Pembukaan kembali kawasan tidak berarti persoalan akibat kebakaran selesai sepenuhnya.

Setelah api berhasil dipadamkan, perhatian berikutnya beralih pada upaya menjaga kawasan agar tetap aman dan tidak kembali terdampak kebakaran.

Raja Juli meminta masyarakat dan wisatawan ikut menjaga kelestarian kawasan TNBTS.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.