Jakarta

150 Karya, 27 Seniman, Satu Pesan: Harapan untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Anggerhana Denni Rahmawati | 20 Agustus 2026, 09:30 WIB
150 Karya, 27 Seniman, Satu Pesan: Harapan untuk Masa Depan yang Lebih Baik
150 karya ini membawa pesan tentang perdamaian. - Instagram / @sbyartcommunity

AKURAT JAKARTA - Pesan tentang perdamaian tidak selalu harus disampaikan melalui pidato atau forum diplomasi.

Di Jakarta, 27 seniman dari berbagai usia dan latar budaya menyampaikan gagasan tersebut melalui karya seni dalam satu ruang pamer.

SBY Art Community (SAC) menggelar pameran Art for Peace and a Better Future: Collaboration di Galeri Emiria Soenassa dan Oesman Effendi, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, pada 18–30 Agustus 2026.

Pameran tersebut menghadirkan sekitar 150 karya dari 27 seniman lintas generasi, termasuk karya Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Agenda ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan HUT ke-499 DKI Jakarta.

Salah satu hal yang membuat pameran ini berbeda adalah rentang usia para senimannya.

Peserta berasal dari generasi muda hingga seniman senior, dengan usia termuda 10 tahun dan tertua 76 tahun.

Kolaborasi tersebut juga melibatkan seniman cilik dan peserta dari berbagai latar budaya.

Perbedaan usia dan pengalaman itu kemudian bertemu dalam satu tema besar, yakni perdamaian dan cita-cita mengenai masa depan yang lebih baik.

Ketua Koordinator Pameran SAC 2026 Letjen (Purn) Ediwan Prabowo mengatakan tema tersebut dipilih sebagai respons terhadap dinamika global sekaligus kebutuhan untuk memperkuat solidaritas.

Baca Juga: Jangan Dulu Naik Gunung Gede, Jalur Masih Ditutup meski Kebakaran Sudah Padam

“Kami berharap pameran ini dapat menjadi inspirasi sosial, memperkuat semangat kebersamaan, dan menumbuhkan optimisme masa depan yang lebih baik,” ujar Ediwan.

Menurutnya, gagasan tersebut juga sejalan dengan visi SBY Art Community yang dibentuk SBY sebagai wadah untuk menyuarakan perdamaian, inklusivitas, dan pelestarian lingkungan melalui seni.

Kolaborasi dalam pameran ini tidak berhenti pada perbedaan usia.

SAC juga menghadirkan pelukis asal Jerman, Christopher Lehmpfuhl dari Kornfeld Galerie Berlin.

Kehadirannya menjadi bagian dari kerja sama sister city antara Jakarta dan Berlin.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.